Gerhana Bulan Total akan menyapa langit Indonesia pada 3 Maret 2026, menurut informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Puncak gerhana dijadwalkan berlangsung pada pukul 18.34 WIB, dapat disaksikan dari berbagai penjuru tanah air.
Baca juga: WhatsApp Perbaiki Celah Keamanan yang Ancam Data Pengguna iOS dan Mac
Tahun 2026 juga akan menjadi tahun yang istimewa dengan kehadiran dua gerhana Bulan lainnya serta dua gerhana Matahari. Masyarakat diajak untuk menyaksikan moment istimewa ini secara langsung atau melalui siaran yang disediakan BMKG.
Jadwal Lengkap Gerhana Bulan Total
Berdasarkan almanak dari BMKG, tahap-tahap gerhana Bulan Total akan dimulai dengan Gerhana Penumbra pada pukul 15.44 WIB. Selanjutnya, Gerhana Sebagian akan mulai pada pukul 16.50 WIB.
Gerhana Total akan dimulai pada pukul 18.04 WIB dan mencapai puncak aksi astronomi ini pada pukul 18.34 WIB. Gerhana Total tersebut diperkirakan akan berakhir pada pukul 19.02 WIB.
Setelah itu, Gerhana Sebagian akan berakhir pada pukul 20.17 WIB, diikuti dengan Gerhana Penumbra yang berakhir pada pukul 21.22 WIB. Setiap fase ini menawarkan peluang bagi para pengamat untuk menyaksikan beragam bentuk gerhana yang menakjubkan.
Baca juga: Dampak Perkataan Kasar Orang Tua pada Psikologi Anak
Fenomena Gerhana Bulan dan Prosesnya
Gerhana Bulan terjadi ketika cahaya Matahari yang menuju ke Bulan terhalang oleh Bumi. Peristiwa ini hanya terjadi saat fase purnama, dimana Matahari, Bumi, dan Bulan berada dalam satu garis lurus.
Selama gerhana Bulan Total, seluruh permukaan Bulan akan terbenam dalam bayangan inti Bumi, menciptakan efek warna kemerahan yang dikenal sebagai 'Blood Moon'. Kejadian ini menjadi daya tarik bagi pengamat astronomi di seluruh dunia.
BMKG juga menginformasikan bahwa sepanjang tahun 2026, akan ada berbagai fenomena gerhana lainnya, termasuk Gerhana Matahari Cincin pada 17 Februari dan Gerhana Matahari Total pada 12 Agustus.
Akses dan Informasi Gerhana
Bagi masyarakat yang ingin menyaksikan Gerhana Bulan Total, informasi lengkap dapat diakses melalui laman resmi BMKG di https://gerhana.bmkg.go.id/. Dalam upaya menjangkau lebih banyak orang, BMKG juga akan menyiarkan gerhana secara langsung.
Tujuan penyajian informasi ini tidak hanya untuk memberikan akses visual tetapi juga untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya memahami peristiwa astronomi yang langka dan menarik, sehingga dapat menghargai keindahan fenomena alam.
Baca juga: Pesona Sepatu Putih: Item Fashion Wajib di Setiap Lemari
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: