BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 03 MARET 2026 • 18:14 WIB

Pergeseran Tren Aplikasi: Warga AS Tinggalkan ChatGPT Setelah Kerja Sama dengan Militer

Pergeseran Tren Aplikasi: Warga AS Tinggalkan ChatGPT Setelah Kerja Sama dengan MiliterPergeseran Tren Aplikasi: Warga AS Tinggalkan ChatGPT Setelah Kerja Sama dengan Militer

Warga Amerika Serikat secara masif mulai menghapus aplikasi ChatGPT dari perangkat mereka. Perubahan ini terjadi setelah pengumuman kerja sama antara OpenAI dan Departemen Pertahanan AS.

Baca juga: Kunto Aji Soroti Perlakuan Istimewa Selebritas di DPR

Data Sensor Tower menunjukkan bahwa penghapusan aplikasi ChatGPT melonjak hampir empat kali lipat, menandakan pergeseran preferensi pengguna menuju alternatif seperti Claude, buatan Anthropic.

Lonjakan Penghapusan Aplikasi ChatGPT

Penghapusan aplikasi ChatGPT mengalami lonjakan hingga 295 persen pada hari Sabtu, 28 Februari 2026. Hal ini jauh melampaui rata-rata penghapusan yang tercatat sebelumnya, yaitu hanya 9 persen dalam 30 hari terakhir.

Lonjakan ini terjadi bersamaan dengan pengumuman kerja sama antara OpenAI dan Departemen Pertahanan AS, yang sekarang dikenal dengan nama Departemen Perang. Alasan di balik penghapusan ini tampaknya berkaitan dengan keprihatinan pengguna mengenai kolaborasi antara teknologi dan militer.

Laporan menunjukkan bahwa jumlah unduhan aplikasi alternatif, Claude, meningkat secara signifikan, tercatat 37 persen pada hari Jumat dan melonjak hingga 51 persen pada hari Sabtu.

Baca juga: Polisi Selidiki Penjarahan di Rumah Eko Patrio Setelah Kontroversi Video

Pergeseran Preferensi Pengguna di Kalangan Teknologi

Perusahaan Anthropic, pengembang Claude, menegaskan bahwa mereka tidak akan memenuhi permintaan Pentagon terkait kebijakan penggunaan model AI mereka. Kebijakan tersebut melarang penggunaan Claude untuk tujuan pemantauan warga AS.

Dario Amodei, CEO Anthropic, menyatakan, "Kami tidak bisa secara nurani mengizinkan Departemen Pertahanan AS menggunakan model AI mereka tanpa pembatasan." Pernyataan ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam menjaga etika pengembangan teknologi.

Penolakan Anthropic untuk terlibat dalam penggunaan teknologi militer menciptakan kesan bahwa banyak pengguna di AS lebih memilih aplikasi yang tidak terkait dengan kebijakan militer.

Implikasi pada Pasar Aplikasi dan Tren Konsumen

Angka pengunduhan ChatGPT menunjukkan tren penurunan, dengan penurunan 13 persen pada hari Sabtu, setelah sebelumnya meningkat 14 persen pada hari Jumat. Hal ini menunjukkan bahwa pengguna mulai berpaling dari aplikasi ChatGPT sebagai respons terhadap isu keamanan.

Sebagai akibatnya, Claude menduduki posisi teratas di App Store pada akhir pekan, setelah sebelumnya tidak terlihat di 20 besar aplikasi terpopuler. Situasi ini memunculkan pertanyaan mengenai arah industri teknologi dan preferensi konsumen.

Meningkatnya kesadaran akan penggunaan teknologi AI dalam konteks militer mengharuskan para pengembang untuk lebih proaktif dalam menjelaskan bagaimana produk mereka digunakan dan dampaknya pada masyarakat.

Baca juga: Olahraga Teratur: Investasi Kesehatan Jantung yang Tak Boleh Diabaikan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Pergeseran Tren Aplikasi: Warga AS Tinggalkan ChatGPT Setelah Kerja Sama dengan Militer

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!