Peluncuran Galaxy Z TriFold: Inovasi Ponsel Lipat dari Samsung
Samsung Electronics baru saja meluncurkan Galaxy Z TriFold, ponsel lipat tiga pertamanya, pada 2 Desember 2025 di Seoul, Korea Selatan. Produk ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing perusahaan di pasar ponsel lipat yang diprediksi tumbuh signifikan di masa depan.
Baca juga: Kunto Aji Soroti Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Masyarakat
Dengan harga sekitar Rp40,6 juta, Galaxy Z TriFold akan mulai dijual pada 12 Desember 2025. Peluncuran ini juga menunjukkan upaya Samsung untuk tetap dominan di tengah kompetisi yang semakin ketat, khususnya dari pabrikan ponsel asal China.
Industri ponsel lipat terus menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Menurut laporan dari firma riset IDC, penjualan produk Galaxy Z Fold 7 dan Z Flip 7 pada kuartal ketiga 2025 telah mengungguli model generasi sebelumnya, dengan Samsung menguasai pangsa pasar 19% di seluruh dunia, tumbuh 6,3% dibandingkan tahun lalu.
Peluncuran Galaxy Z TriFold, yang memiliki layar berukuran 10 inci, juga bertujuan menjawab pertanyaan mengenai potensi pasar untuk inovasi ponsel lipat. Alex Lim, EVP Samsung Electronics, mengungkapkan, 'Saya percaya pasar HP lipat akan terus bertumbuh. TriFold secara khusus dapat berperan sebagai katalis yang menggenjot ledakan pertumbuhan di segmen ini.'
Baca juga: WhatsApp Perbaiki Celah Keamanan yang Ancam Data Pengguna iOS dan Mac
Meskipun Galaxy Z TriFold menawarkan banyak inovasi, sejumlah analis memperingatkan bahwa perangkat ini mungkin lebih berfungsi sebagai 'pameran' teknologi daripada produk yang dapat menghasilkan penjualan besar. Ryu Young-ho, analis di NH Investment & Securities, menyatakan, 'TriFold adalah produk generasi pertama, dan sangat sulit untuk Samsung mendorong volume penjualan besar pada tahap ini.'
Analisis lebih lanjut juga menunjukkan bahwa meskipun Samsung telah merilis tujuh generasi Galaxy Z Fold dengan struktur biaya lebih rendah, tantangan terkait daya tahan dan kelengkapan masih menjadi perhatian. Persaingan di segmen ini juga semakin ketat, dengan peluncuran ponsel lipat dari Huawei dan rencana Apple untuk memasuki pasar ponsel lipat tahun depan.
Dari survei yang dilakukan oleh Counterpoint Research, ponsel lipat diprediksi akan menguasai kurang dari 2% dari total pasar smartphone pada tahun ini, dengan proyeksi peningkatan menjadi di bawah 3% pada tahun 2027. Namun, pangsa pasar Samsung dalam penjualan ponsel lipat melonjak menjadi 64% pada kuartal ketiga 2025, dibandingkan hanya 9% pada kuartal sebelumnya.
Perusahaan memperkirakan pertumbuhan pasar HP lipat akan mencapai 14% tahun ini, diikuti oleh pertumbuhan tahunan di kisaran 30% pada tahun 2026 dan 2027. Beberapa pihak berharap Galaxy Z TriFold dan ponsel lipat lainnya dapat menjadi bagian dari evolusi industri teknologi mobile yang lebih luas.
Baca juga: Pesona Sepatu Putih: Item Fashion Wajib di Setiap Lemari
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: