BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 13 MARET 2026 • 16:28 WIB

Misteri Monumen Bawah Laut Yonaguni di Jepang

Misteri Monumen Bawah Laut Yonaguni di JepangMisteri Monumen Bawah Laut Yonaguni di Jepang

Monumen misterius di dasar laut Jepang, dikenal sebagai Monumen Yonaguni, ditemukan oleh penyelam Kihachiro Aratake pada tahun 1986. Struktur ini terletak sekitar 25 meter di bawah permukaan laut dan memiliki formasi menyerupai tangga.

Baca juga: Apple Siap Luncurkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray

Penemuan ini menjadi sorotan bagi banyak ilmuwan dan peneliti, memunculkan berbagai hipotesis mengenai asal-usulnya. Banyak yang berspekulasi bahwa struktur ini mungkin adalah buatan manusia atau sisa dari benua yang hilang.

Sejarah Penemuan Monumen Yonaguni

Kihachiro Aratake, yang juga menjabat sebagai direktur asosiasi pariwisata lokal, menemukan monumen ini saat sedang mencari titik penyelaman. "Sekitar 35 tahun yang lalu, saat saya sedang mencari titik penyelaman, saya menemukannya secara kebetulan," ungkap Aratake dalam wawancara dengan BBC pada tahun 2022.

Bentuk struktur ini terlihat seperti piramida dengan tangga yang dipahat, dan bagi Aratake, penemuan ini merupakan harta karun yang penting untuk Pulau Yonaguni. "Saya sangat emosional ketika menemukannya. Setelah menemukannya, saya menyadari bahwa ini akan menjadi harta karun Pulau Yonaguni," tambahnya.

Baca juga: Polisi Selidiki Penjarahan di Rumah Eko Patrio Setelah Kontroversi Video

Rumor dan Hipotesis di Balik Struktur

Setelah penemuan tersebut, Aratake berkolaborasi dengan ilmuwan dari Universitas Ryūkyūs untuk melakukan penelitian lebih mendalam. Masaaki Kimura, seorang ahli biologi kelautan, mengemukakan hipotesis bahwa Monumen Yonaguni mungkin merupakan sisa dari benua Mu yang hilang, yang dikenal dalam teori mengenai Lemuria.

Sebagian pihak juga berpendapat bahwa struktur ini mungkin diciptakan antara 10.000 hingga 14.000 tahun yang lalu, yang menempatkannya pada zaman sebelum peradaban yang diketahui. Selain itu, hipotesis ini kerap dikaitkan dengan legenda Atlantis, yang semakin memperkaya cerita seputar monumen tersebut.

Pendapat Ahli Geologi

Sementara banyak spekulasi beredar, beberapa ahli geologi telah menilai dengan saksama asal usul Monumen Yonaguni. Robert Schoch, profesor di Boston University, adalah salah satu ilmuwan yang meragukan bahwa struktur ini adalah hasil karya manusia.

"Saya tidak yakin bahwa salah satu fitur atau struktur utama adalah tangga atau teras buatan manusia, tetapi semuanya alami," kata Schoch. Ia menjelaskan bahwa struktur tersebut merupakan hasil dari proses geologi alami dengan dasar stratigrafi yang klasik untuk batu pasir.

Pernyataan Schoch mengenai kelurusan tepi yang dihasilkan oleh aktivitas tektonik memunculkan fakta bahwa struktur ini kemungkinan adalah produk alam. "Di permukaan, saya juga menemukan cekungan dan rongga yang terbentuk secara alami yang tampak persis seperti 'lubang tiang' yang diduga oleh beberapa peneliti," tambahnya.

Baca juga: Pilihan Olahraga Low Impact untuk Pemula

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Misteri Monumen Bawah Laut Yonaguni di Jepang

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!