Honda Super One adalah mobil listrik yang sedang dalam tahap uji coba di Indonesia dan kemungkinan akan dinamakan 'Brio EV'. Namun, Honda belum memberikan keputusan final terkait penamaan resmi untuk kendaraan ini.
Baca juga: Menggali Pentingnya Self Love dalam Kehidupan Sehari-hari
Yusak Billy, Direktur Sales & Marketing PT Honda Prospect Motor, menyebutkan bahwa penamaan produk dapat berbeda-beda antar negara dan terkait dengan strategi pemasaran yang diaplikasikan.
Uji Coba dan Dimensi Honda Super One
Honda Super One memiliki dimensi kompak yang membuatnya ideal untuk penggunaan di perkotaan, dengan panjang mencapai 3.589 mm, yang hanya 200 mm lebih pendek dari Honda Brio.
Kendaraan ini sudah melalui serangkaian uji coba di Indonesia, dan hasilnya menunjukkan indikasi positif untuk peluncuran yang direncanakan dalam waktu dekat.
Baca juga: Desta Sebarkan Tuntutan 17+8 Setelah Dihujat Soal Pilihan Politik
Ketidakpastian Nama Final
Yusak Billy menjelaskan, 'Saya belum bisa menyebut nama (finalnya) ya. Kalau itu (Brio EV) kamu yang bicara ya,' menunjukkan bahwa pemilihan nama masih dalam tahap pertimbangan.
Billy juga menekankan bahwa penamaan produk sering kali disesuaikan dengan strategi pemasaran dan karakteristik pasar di masing-masing negara.
Peluncuran Tahun Ini
Menurut Billy, Honda Super One dijadwalkan untuk diluncurkan di Indonesia tahun ini dan telah terdaftar di Badan Pendapatan Daerah DKI Jakarta untuk tahun 2026 dengan nilai jual tercantum.
Meskipun nilai jual yang tercantum sekitar Rp 257 juta, angka ini tidak selalu mencerminkan harga resmi yang akan diberlakukan saat mobil dipasarkan.
Baca juga: Tantangan Workout 30 Hari Tanpa Alat: Tetap Bugar Di Rumah
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: