Kamis, 05 MARET 2026 • 10:40 WIB

Xiaomi Rekayasa Kembali Raih Posisi Puncak di Pasar Wearable Global

Author

Xiaomi Rekayasa Kembali Raih Posisi Puncak di Pasar Wearable Global

Xiaomi berhasil kembali menduduki posisi teratas di pasar wearable global setelah pergeseran selama lima tahun. Data terbaru dari Omdia menunjukkan bahwa pengiriman wearable mencapai 200 juta unit pada tahun 2025, mencatat pertumbuhan tahunan sebesar 6%.

Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual Terbaru untuk Pengalaman Menonton yang Lebih Baik

Dengan pangsa pasar sebesar 18%, Xiaomi unggul tipis dari Apple yang meraih 17% dan Huawei di angka 16%. Persaingan yang ketat antara ketiga raksasa ini menggambarkan dinamika pasar wearable saat ini.

Transformasi Lanskap Persaingan Wearable

Cynthia Chen, Manajer Riset Omdia, menyatakan bahwa persaingan di pasar wearable telah mengalami transformasi yang signifikan. Kini, perangkat wearable tidak hanya mengandalkan spesifikasi teknis seperti layar dan daya tahan baterai, tetapi juga kekuatan ekosistem yang menyertainya.

Pergeseran ini menunjukkan bahwa integrasi antar perangkat menjadi kunci dalam membangun loyalitas pengguna. Pengguna kini lebih memilih ekosistem yang saling terhubung, memudahkan pengalaman mereka sehari-hari.

Strategi Xiaomi dalam Memperkuat Posisi Pasar

Xiaomi mengadopsi strategi portofolio produk yang beragam untuk mengamankan pangsa pasar yang lebih besar. Kesuksesan lini Mi Band di segmen terjangkau berkontribusi signifikan terhadap peningkatan pangsa pasarnya, sementara smartwatch entry-level membantu menaikkan harga jual rata-rata.

Baca juga: Destinasi Menakjubkan untuk Menyaksikan Sunset di Indonesia

Strategi 'Human × Car × Home' yang diterapkan memperkuat integrasi antar perangkat dalam ekosistem Xiaomi, serta memberikan pengalaman pengguna yang lebih terhubung dan seamless. Hal ini memberikan keunggulan kompetitif di pasar yang semakin ketat.

Posisi Apple dan Huawei dalam Pasar Wearable

Sementara itu, Apple terus mempertahankan dominasi di segmen premium dengan produk-produk berkualitas tinggi yang terintegrasi erat dengan iPhone. Fitur-fitur kesehatan yang inovatif tetap menjadi daya tarik utama bagi pengguna Apple.

Huawei, di sisi lain, menunjukkan performa solid, terutama di pasar China dengan fokus pada pelacakan olahraga dan teknologi kesehatan. Tren kesehatan telah menjadi inti dari pengembangan produk wearable, menghadirkan inovasi yang menarik bagi konsumen.

Tren dan Tantangan di Tahun 2026

Tren di pasar wearable global cenderung bergerak kepada fitur kesehatan yang lebih maju, dari sekadar penghitung langkah hingga pemantauan kesehatan yang komprehensif. Beberapa produsen pun mulai berinovasi dengan desain yang lebih ringan, memungkinkan penggunaan selama seharian.

Dengan persaingan yang semakin ketat antara ketiga merek tersebut, peta kompetisi untuk tahun 2026 diharapkan akan tetap dinamis. Kemampuan masing-masing merek dalam membangun ekosistem yang kuat akan menjadi penentu utama di masa mendatang.

Baca juga: Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan Rutin: Menjaga Kesehatan dan Kualitas Hidup

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU