Samsung baru saja mengumumkan bahwa seri Galaxy S26, yang mencakup Galaxy S26, Galaxy S26+, dan Galaxy S26 Ultra, kini dilengkapi dengan kemampuan komunikasi satelit.
Baca juga: Desta Sebarkan Tuntutan 17+8 Setelah Dihujat Soal Pilihan Politik
Fitur ini memberikan pengguna akses ke layanan pesan dan data berbasis satelit ketika jaringan seluler tradisional tidak dapat digunakan.
Komitmen Samsung terhadap konektivitas yang aman
Peluncuran dukungan komunikasi satelit pada Galaxy S26 adalah langkah strategis dari Samsung dalam meningkatkan keamanan dan pengalaman pengguna.
Won-Joon Choi, Presiden dan Chief Operating Officer Samsung Electronics, menyatakan bahwa 'konektivitas satelit menjadi bagian penting dari lanskap seluler', menekankan pada kebutuhan akses komunikasi yang handal ketika dibutuhkan.
Langkah ini menunjukkan kesadaran Samsung akan situasi darurat di mana komunikasi sangat lah penting untuk keselamatan.
Baca juga: Peluncuran Smartphone Terbaru Realme dengan Kapasitas Baterai Jumbo
Kerjasama dengan operator telekomunikasi
Untuk merealisasikan fitur ini, Samsung menjalin kemitraan dengan berbagai operator telekomunikasi di seluruh dunia.
Di Amerika Serikat, Verizon menjadi mitra untuk menyediakan layanan eSOS dan pesan teks bagi perangkat Galaxy pasca-seri S25.
Kemitraan dengan AT&T juga dilakukan untuk mendukung komunikasi satelit, sedangkan di Eropa, Samsung bekerja sama dengan Virgin Media O2.
Pengembangan fitur di Asia
Di Jepang, Samsung telah berkolaborasi dengan KDDI sejak tahun lalu untuk menyediakan layanan pesan dan data berbasis satelit, serta sistem peringatan gempa dan tsunami pada perangkat tertentu.
Kerja sama juga terjalin dengan SoftBank, NTT Docomo, dan Rakuten Mobile untuk memberikan layanan serupa bagi pengguna di Jepang.
Bulan Maret mendatang, Samsung akan memulai uji coba dengan MasOrange di Spanyol untuk memperluas layanan komunikasinya.
Baca juga: Tantangan Workout 30 Hari Tanpa Alat: Tetap Bugar Di Rumah
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: