Jumat, 27 FEBRUARI 2026 • 14:20 WIB

Meningkatkan Kerja Sama Ekonomi: Perjanjian Perdagangan Indonesia-AS

Author

Meningkatkan Kerja Sama Ekonomi: Perjanjian Perdagangan Indonesia-AS

Perjanjian perdagangan antara Indonesia dan Amerika Serikat yang baru saja disepakati telah menciptakan gelombang positif dalam kalangan pelaku usaha di AS.

Baca juga: Tips Menjaga Kesehatan Mata di Era Digital

Dengan membebaskan tarif atas lebih dari 99% produk AS, kesepakatan ini bertujuan memperdalam kemitraan ekonomi dan membuka akses pasar yang lebih luas bagi kedua negara.

Peluang untuk Sektor Pertanian dan Peternakan

Kesepakatan perdagangan ini telah mendapatkan sambutan hangat dari pelaku usaha di sektor pertanian dan peternakan. Gregg Doud, Presiden dan CEO National Milk Producers Federation, menyatakan bahwa 'Indonesia adalah negara terpadat keempat di dunia dan merupakan pasar yang sangat penting bagi peternak sapi perah AS.'

Selanjutnya, Krysta Harden, Presiden dan CEO US Dairy Export Council, menambahkan bahwa perjanjian ini memperkuat hubungan dengan pemerintah serta industri susu Indonesia, yang berpotensi mendukung tujuan gizi nasional.

Gene Copenhaver, Presiden National Cattlemen's Beef Association (NCBA), juga menyampaikan rasa syukurnya terhadap kesepakatan ini, yang diyakini akan memberikan manfaat besar bagi produsen daging sapi di AS.

Baca juga: Olahraga Teratur: Investasi Kesehatan Jantung yang Tak Boleh Diabaikan

Dampak Positif bagi Industri Energi dan Digital

Industri energi AS juga merasakan dampak positif dari perjanjian ini, diungkapkan oleh Emily Skor, CEO Growth Energy. Ia menambahkan bahwa penerapan campuran etanol 10% secara nasional bisa membuka pasar hingga 900 juta galon untuk produsen dan petani Amerika.

Geoff Cooper, Presiden dan CEO Renewable Fuels Association, mengungkapkan bahwa Indonesia telah menjadi pasar prioritas untuk etanol AS dengan potensi permintaan yang sangat besar.

Selain itu, kebijakan yang berkaitan dengan perdagangan digital juga dipandang sebagai langkah maju. Aaron Cooper, Wakil Presiden Senior Kebijakan Global Business Software Alliance, menegaskan bahwa kesepakatan ini mendukung akses layanan digital dan mempromosikan adopsi teknologi baru.

Reaksi Positif dari Berbagai Asosiasi

Dukungan terhadap perjanjian ini juga datang dari berbagai asosiasi di AS. Mark Powers, Presiden Northwest Horticultural Council, menggarisbawahi pentingnya investasi yang dilakukan dalam kesepakatan ini.

Global Data Alliance menambahkan bahwa kesepakatan ini telah mereformasi hubungan digital antara AS dan Indonesia menjadi lebih baik, menghilangkan hambatan perdagangan yang sebelumnya menghalangi kerja sama bilateral.

Secara keseluruhan, perjanjian perdagangan ini diyakini membawa perubahan signifikan dalam akses pasar bagi pelaku usaha di sektor-sektor berbeda di kedua negara.

Baca juga: Menunjukkan Cinta Tanpa Kata: Cara Sederhana untuk Membahagiakan Pasangan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU