Keputusan OpenAI untuk memberhentikan model GPT-4o pada 13 Februari 2026 telah menimbulkan reaksi keras dari kalangan pengguna.
Baca juga: Menggali Pentingnya Self Love dalam Kehidupan Sehari-hari
Protes di berbagai platform media sosial mencerminkan kekecewaan yang mendalam terhadap langkah yang dianggap merugikan banyak pihak.
Gelombang Protes di Media Sosial
Pengumuman OpenAI perihal pensiunnya model-model lamanya, termasuk GPT-4o, menciptakan dampak besar di platform seperti Reddit. Khususnya di komunitas r/ChatGPTcomplaints, para pengguna berbondong-bondong menyuarakan kekecewaan mereka.
Banyak di antara mereka mempertanyakan angka yang dilaporkan OpenAI mengenai penggunaan model tersebut. Salah satu pengguna mencurahkan isi hatinya, 'Saya benar-benar benci 5.2. Model ini tidak berguna sama sekali,' menunjukkan betapa frustrasinya mereka.
Baca juga: Makanan Kaya Vitamin C untuk Daya Tahan Tubuh yang Optimal
Konsekuensi dari Keputusan OpenAI
OpenAI mengungkapkan bahwa keputusan untuk pensiun GPT-4o didasari oleh fakta bahwa hanya 0,1 persen pengguna yang masih aktif menggunakan model ini. Namun, banyak pengguna merasa data tersebut tidak mencerminkan realitas dan menilai bahwa dukungan terhadap model ini jauh lebih besar.
Sebagai bentuk protes, sejumlah pengguna mulai membatalkan langganan ChatGPT Plus/Pro secara kolektif, serta membuat petisi di Change.org yang sudah berhasil mengumpulkan lebih dari 13.600 tanda tangan hingga saat ini.
Alasan Kepopuleran GPT-4o di Kalangan Pengguna
Model GPT-4o terkenal karena gaya bahasa yang lebih hangat dan mendukung dibandingkan dengan model-model terbaru. Banyak pengguna telah menjadikan model ini sebagai teman digital yang menawarkan dukungan emosional.
Sam Altman, CEO OpenAI, sebelumnya telah memperingatkan tentang hubungan parasosial yang mungkin muncul antara pengguna dan AI, menekankan bahwa meskipun ada rasa keterikatan, jumlah pengguna yang merasakannya sebenarnya tergolong kecil.
Baca juga: Tips Menjaga Kesehatan Mata di Era Digital
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: