Aplikasi Tokopedia akan dihentikan dan digantikan oleh TikTok Shop, sebuah platform e-commerce baru yang terpisah dari aplikasi TikTok itu sendiri.
Baca juga: Penjarahan Rumah Uya Kuya: Reaksi Publik dan Diskursus Sosial
Berita ini diungkap oleh beberapa sumber yang mengonfirmasi bahwa rencana tersebut telah disampaikan kepada tim teknologi di Tokopedia dan TikTok E-commerce Indonesia.
Mengkonfirmasi Penutupan Tokopedia
Akun Instagram @ecommurz melaporkan bahwa keputusan penutupan aplikasi Tokopedia diperoleh dari informasi yang disampaikan oleh empat orang yang memiliki wawasan tentang rencana tersebut.
Sumber yang sama juga dilansir oleh CNBC Indonesia, memperkuat kebenaran informasi ini.
Baca juga: Dampak Perkataan Kasar Orang Tua pada Psikologi Anak
Perubahan Dalam Manajemen dan Kepemimpinan
Berita mengenai penutupan ini muncul bersamaan dengan penggantian Melissa Siska Juminto dari posisi CEO menjadi komisaris.
Melissa, yang telah memainkan peran kunci di Tokopedia sejak perusahaan bergabung dengan GoTo, mengalami pergeseran nyata dalam struktur manajemen yang ada.
Dampak bagi Pedagang dan Pasar
Berdasarkan informasi subsidi yang diberikan oleh TikTok, terdapat dukungan iklan hingga 30 persen untuk pedagang asal China, sedangkan pedagang Indonesia tampaknya tidak mendapatkan keuntungan yang sama.
Data dari Sensor Tower menunjukkan bahwa Tokopedia saat ini berada di peringkat ketiga dalam hal unduhan aplikasi retail di Indonesia, di belakang TikTok yang meraih posisi teratas.
Baca juga: Sri Mulyani: Tidak Pernah Lelah Mencintai Indonesia Meski Menghadapi Tantangan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: