Kamis, 22 JANUARI 2026 • 14:57 WIB

Pergeseran Fokus: Bos Gen Z Utamakan Karier di Atas Hubungan Pribadi

Author

Pergeseran Fokus: Bos Gen Z Utamakan Karier di Atas Hubungan Pribadi

Tren baru di kalangan pendiri startup di Amerika Serikat menunjukkan perubahan signifikan dalam prioritas hidup mereka, yang kini lebih mementingkan karier daripada hubungan romantis. Banyak dari mereka mengabaikan aplikasi kencan demi menghabiskan waktu lebih banyak untuk pekerjaan.

Baca juga: Meningkatkan Produktivitas dengan Fengshui Meja Kerja

Mahir Laul, pendiri startup perangkat lunak HR Velric, mengatakan bahwa tuntutan karier yang tinggi membuat mereka mengutamakan rutinitas harian mereka dibandingkan dengan kesenangan sosial yang biasanya menjadi bagian penting dari kehidupan mereka.

Perubahan Paradigma dalam Kehidupan Sosial

Mahir Laul dalam wawancara dengan Business Insider menyatakan bahwa terjadi pergeseran fokus di kalangan pendiri startup, di mana tekanan untuk membangun perusahaan unicorn telah menggeser nilai-nilai sosial yang biasanya dijunjung. Ia mengatakan, 'Ada dua hal yang paling saya pedulikan: gym dan pekerjaan.'

Pernyataan ini mencerminkan bagaimana hidup di bawah tekanan besar membuat banyak dari mereka lebih memilih untuk menghabiskan waktu di kantor daripada bersosialisasi. Hubungan sosial seolah menjadi hal kedua yang kurang diperhatikan.

Menurut Laul, gaya hidup yang lebih fokus pada pekerjaan sering kali mengganggu kehidupan percintaan mereka. Kebiasaan ini bukan hanya miliknya, tetapi juga terlihat luas di kalangan rekan-rekannya.

Baca juga: Olahraga Teratur: Investasi Kesehatan Jantung yang Tak Boleh Diabaikan

Dampak Terhadap Hubungan Romantis

Pendiri lain, Annie Liao dari Build Club, mengonfirmasi pandangan Laul dan menambahkan bahwa, 'Harga untuk sebuah kesempatan sangat tinggi.' Bagi mereka, peluang untuk membangun perusahaan sering kali dianggap lebih berharga daripada menjalani hubungan pribadi.

Banyak pendiri yang lebih memilih untuk menjauh dari aplikasi kencan karena dianggap mengganggu konsentrasi mereka kepada pekerjaan yang tengah dibangun. Pilihan ini menunjukkan bahwa mereka lebih memprioritaskan karier dibandingkan ikatan romantis.

Situasi ini menciptakan pergeseran baru dalam hubungan antar individu di usia muda, di mana karier menjadi prioritas utama, dan hubungan sosial menjadi hal yang bisa ditunda.

Perspektif dan Keuntungan dalam Hubungan yang Sudah Ada

Namun, tidak semua orang merasakan dampak negatifnya. Mereka yang sudah memiliki hubungan sebelumnya sering kali mendapatkan keuntungan karena pasangan mereka ikut berkontribusi dalam pembangunan bisnis. Yang Fan Yun, cofounder Composite, mengatakan, 'Menjalin hubungan sangat membantu dalam membangun perusahaan.'

Ia menyebutkan bahwa dukungan dari pasangan dalam proses pengembangan produk sangat berharga. Hal ini memberikan keuntungan bagi pengusaha yang dapat saling mendukung dalam membagi beban kerja.

Laul juga mencatat bahwa menemukan pasangan hidup yang tepat semakin sulit ketika perhatian utama terpusat di dunia kerja. Keseimbangan antara kehidupan pribadi dan profesional menjadi tantangan bagi banyak orang di era digital ini.

Baca juga: Fenomena Film KPop Demon Hunters di Netflix

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU