Meskipun banyak gadget yang mengklaim tahan air, kenyataannya seringkali berbeda, menimbulkan kekecewaan bagi pengguna. Kerusakan setelah terpapar air tetap dapat terjadi, meski perangkat sudah memenuhi standar waterproof.
Baca juga: Kota-kota Favorit untuk Liburan Sendirian di Indonesia
Pengertian mengenai istilah waterproof sering kali keliru baik oleh konsumen maupun produsen. Memahami lebih dalam tentang klaim ini serta proses pengujian yang dilakukan menjadi penting untuk menghindari kesalahpahaman.
Definisi Waterproof dan Rating Ingress Protection
Istilah waterproof umumnya merujuk pada kemampuan perangkat untuk bertahan di bawah air pada tingkat tertentu. Setiap gadget dilengkapi dengan rating IP (Ingress Protection) yang menunjukkan tingkat perlindungan terhadap air.
Contoh, perangkat dengan rating IP68 dapat bertahan lebih baik di kedalaman yang signifikan dibandingkan dengan rating IP67. Namun, hal ini tidak menjamin keamanan penuh dari kerusakan air dalam berbagai keadaan.
Pengujian di laboratorium sering kali tidak mencerminkan kondisi nyata. Misalnya, kerusakan dapat terjadi akibat percikan air dari sampo atau air laut walaupun gadget tersebut memiliki klaim tahan air.
Baca juga: Mengoptimalkan Kesehatan Mental Melalui Olahraga
Standar Pengujian dan Batasan
Pengujian waterproof umumnya dilakukan dalam kondisi yang sangat terkontrol. Evaluasi situasi nyata seperti terjatuh ke kolam atau hujan lebat mungkin tidak sepenuhnya disertakan dalam pengujian.
Pada beberapa kasus, produsen hanya menguji gadget dalam air tawar. Air laut atau air yang terkontaminasi berpotensi menyebabkan kerusakan yang lebih besar pada perangkat yang sama.
Aspek lain yang menambah kekhawatiran adalah bagaimana pengguna menangani dan memanfaatkan perangkatnya. Walaupun gadget memiliki fitur tahan air, penggunaan yang tidak benar dapat mengurangi efektivitas perlindungannya.
Kekecewaan Pengguna Terkait Kerusakan
Banyak pengguna merasa dikhianati saat gadget mereka mengalami kerusakan akibat air. Pengabaian terhadap instruksi pemakaian yang ada sangat mempengaruhi tingkat kerentanan perangkat.
Sebagian pengguna salah paham dan menganggap gadget tahan air bisa sepenuhnya dicelupkan. Faktanya, banyak perangkat hanya mampu menahan percikan atau genangan air, bukan menyelam ke dalam air.
Lingkungan seperti suhu, tekanan, serta waktu penggunaan juga berkontribusi terhadap ketahanan perangkat. Aspek ini sering kali diabaikan oleh pengguna ketika menggunakan gadget mereka di tempat berpotensi berisiko.
Baca juga: Tips Aman Berolahraga: Cara Mencegah Cedera
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: