Rabu, 24 DESEMBER 2025 • 20:29 WIB

Pembajakan Besar di Spotify: 86 Juta Lagu dan 300 Terabyte Data dalam Bahaya

Author

Pembajakan Besar di Spotify: 86 Juta Lagu dan 300 Terabyte Data dalam Bahaya

Spotify, platform streaming musik terkemuka, baru-baru ini menjadi korban pembajakan besar yang melibatkan akses dan pengunduhan data dari pustaka musik mereka.

Baca juga: Pentingnya Merawat Kesehatan Mental di Kalangan Generasi Muda

Kelompok aktivis bernama Anna’s Archive mengklaim telah menyalin metadata dari ratusan juta lagu serta puluhan juta file audio.

Detail Insiden Pembajakan

Informasi mengenai pembajakan ini pertama kali terungkap melalui blog resmi Anna's Archive, yang menyebutkan pengumpulan sekitar 256 juta baris metadata dan 86 juta file audio.

Sampai saat ini, hanya metadata yang dirilis ke publik, sementara file audio utuh belum disebarluaskan.

Data yang diakses diperkirakan mencapai total ukuran sekitar 300 terabyte, direncanakan akan didistribusikan melalui jaringan peer-to-peer (P2P).

Baca juga: Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan Rutin: Menjaga Kesehatan dan Kualitas Hidup

Tanggapan dari Spotify

Spotify sudah mengonfirmasi adanya akses ilegal ke sistem mereka. Seorang juru bicara perusahaan mengatakan bahwa pihaknya menemukan tindakan scraping terhadap metadata publik.

Dilaporkan juga bahwa pihak ketiga menggunakan metode ilegal untuk melanggar perlindungan manajemen hak digital (Digital Rights Management/DRM).

Spotify mengeklaim telah menonaktifkan akun-akun berbahaya yang terlibat dan berkomitmen untuk meningkatkan sistem keamanannya.

Dampak dan Potensi Riskan

Insiden ini menarik perhatian luas karena potensi kerugian yang bisa ditimbulkan dari data yang berhasil diakses.

CEO dan co-founder startup legal-tech Third Chair, Yoav Zimmerman, mencatat bahwa informasi ini bisa digunakan untuk membuat layanan mirip 'Spotify gratis', jika tersedia kapasitas penyimpanan yang cukup.

Walaupun Spotify mengklaim memiliki katalog yang lebih luas dari yang dibajak, insiden ini tetap menimbulkan kekhawatiran di kalangan industri mengenai perlindungan hak cipta artis.

Baca juga: Pentingnya Mengenali Tanda Awal Serangan Jantung yang Sering Diabaikan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU