Rabu, 24 DESEMBER 2025 • 14:29 WIB

Inisiatif Rp2 Triliun untuk Memperkuat Industri Tekstil dan Furnitur Indonesia

Author

Inisiatif Rp2 Triliun untuk Memperkuat Industri Tekstil dan Furnitur Indonesia

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa baru saja mengumumkan alokasi dana sebesar Rp2 triliun untuk sektor industri tekstil dan furnitur di Indonesia. Tujuan dari langkah ini adalah untuk meningkatkan daya saing produk lokal di pasar global.

Baca juga: Memahami Keuangan Melalui Finfluencer: Panduan untuk Meningkatkan Literasi Finansial

Dana yang dialokasikan akan disalurkan melalui Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) sebagai dorongan untuk pertumbuhan kedua sektor yang memiliki potensi besar dalam ekspor.

Strategi Pembiayaan yang Diterapkan

Purbaya menjelaskan bahwa pengusaha di sektor tekstil dan furnitur sebelumnya telah mengajukan kebutuhan modal hingga Rp16 triliun. Meskipun pemerintah memiliki kapasitas anggaran yang terbatas, kini dana yang disiapkan berhasil terdongkrak lebih tinggi.

"Sekarang kita siapkan Rp2 triliun untuk tadi perusahaan tekstil maupun furniture," ungkap Purbaya dalam konferensi pers di Jakarta pada Selasa (23/12/2025).

Salah satu keuntungan dari skema pembiayaan ini adalah suku bunga yang kompetitif sebesar 6 persen. Diharapkan dengan kondisi ini, para pelaku usaha dapat lebih mudah mendapatkan modal yang selama ini menjadi kendala utama.

Baca juga: Menu Sarapan Sehat untuk Petinju: Meningkatkan Performa Latihan

Ketentuan dan Prosedur Akses Dana

Para pelaku usaha harus memenuhi ketentuan utama agar dapat mengakses dana ini, di antaranya suku bunga tetap 6 persen dan penyaluran dana melalui LPEI. Kredit ini diperuntukkan khusus bagi perusahaan di sektor tekstil dan furnitur yang fokus pada ekspor.

"Jadi mereka bisa datang ke LPEI, bunganya 6 persen. Itu yang saya janjikan ke mereka," jelas Purbaya, menambahkan penjelasan tentang prosedur akses dana.

Langkah pemberian dana ini merupakan strategi pemerintah dalam mengatasi masalah permodalan, yang kerap menghambat produktivitas sektor manufaktur yang padat karya.

Mendorong Ekspansi Pasar Internasional

Pengusaha kini bisa mulai mengajukan permohonan kredit langsung ke LPEI setelah adanya alokasi dana ini. Hal ini diharapkan membantu mereka dalam mendukung aktivitas operasional serta ekspansi ke pasar internasional dalam waktu dekat.

Hasil dari langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja industri tekstil dan furnitur, serta memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional.

Langkah ini juga memperlihatkan komitmen pemerintah untuk aktif mendukung pengusaha lokal dalam menghadapi tantangan persaingan global yang semakin ketat.

Baca juga: Tips Aman Berolahraga: Cara Mencegah Cedera

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU