Rabu, 22 OKTOBER 2025 • 20:39 WIB

NASA Menunjuk Blue Origin untuk Misi Penjelajah VIPER ke Bulan

Author

NASA Menunjuk Blue Origin untuk Misi Penjelajah VIPER ke Bulan

NASA telah resmi menunjuk Blue Origin untuk mengantarkan rover penjelajah VIPER ke kutub selatan Bulan.

Baca juga: Kecerdasan Buatan Membuka Era Baru dalam Perawatan Keguguran

Misi ini merupakan bagian dari program Artemis yang bertujuan untuk membangun kehadiran manusia secara berkelanjutan di Bulan sebagai persiapan untuk eksplorasi Mars.

Misi Mencari Air di Bulan

Rover VIPER akan melakukan pencarian dan pemetaan terhadap sumber daya volatil, termasuk es air yang terdapat di permukaan Bulan.

Penemuan air sangat krusial untuk misi jangka panjang manusia di luar angkasa, mengingat air bisa dimanfaatkan sebagai bahan bakar roket dan kebutuhan para astronot di masa depan.

VIPER direncanakan akan diluncurkan menggunakan pendarat Blue Moon MK1 yang saat ini sedang dalam tahap produksi oleh Blue Origin, dengan target peluncuran pada akhir tahun 2027.

Diharapkan peluncuran ini akan bersamaan dengan periode eksplorasi ilmiah selama 100 hari di permukaan Bulan.

Kembali Hidupkan Proyek VIPER

Proyek VIPER sebelumnya dibatalkan pada 2024 karena masalah biaya, namun kini telah dihidupkan kembali dengan pendekatan kemitraan yang lebih efisien.

Baca juga: Pentingnya Rutin Mengonsumsi Obat Cacing untuk Kesehatan

Nicky Fox, Associate Administrator NASA, menekankan, 'Kami mencari cara yang kreatif dan hemat biaya untuk mencapai tujuan eksplorasi kami.'

Pendekatan baru ini diharapkan dapat memperkuat kehadiran Amerika di luar angkasa serta berfokus pada investasi jangka panjang.

Dengan memanfaatkan kemampuan sektor swasta, NASA dapat lebih menekankan pada misi eksplorasi yang lebih ambisius.

Peran Blue Origin dalam Misi

Blue Origin berperan penting dalam arsitektur pendaratan, yang meliputi desain, pengujian, dan pengantaran rover ke permukaan Bulan.

Setelah pendaratan, NASA akan mengelola operasi rover dan perencanaan ilmiah demi keberhasilan misi.

Pencarian air di Bulan memiliki dampak signifikan bagi ilmu pengetahuan dan masa depan umat manusia, seperti yang dinyatakan oleh Joel Kearns, Deputi Associate Administrator untuk Eksplorasi NASA.

Misi ini berpotensi memberikan wawasan mengenai lokasi es di Bulan serta asal-usul air dalam tata surya.

Baca juga: Fenomena Film KPop Demon Hunters di Netflix

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU