Acara Meta Connect yang berlangsung pada 17 September 2025, dinilai mengecewakan dengan banyak insiden teknis saat peluncuran kacamata pintar terbaru mereka. CEO Meta, Mark Zuckerberg, dan CTO Andrew Bosworth menghadapi berbagai kendala saat mendemonstrasikan produk kepada khalayak.
Baca juga: Desta Sebarkan Tuntutan 17+8 Setelah Dihujat Soal Pilihan Politik
Kacamata pintar yang diperkenalkan, termasuk Ray-Ban Meta dan Meta Ray-Ban Display, tidak dapat menunjukkan inovasi yang diharapkan. Masalah interaksi dan panggilan video yang tidak berjalan mulus menjadi sorotan utama pada acara tersebut.
Insiden Demo yang Memalukan
Di Menlo Park, California, Meta meluncurkan beberapa model kacamata pintar baru. Namun, demonstrasi produk mengalami gangguan serius, mengakibatkan penghentian acara tersebut.
Salah satu demonstran, Jack Mancuso, mengalami kesulitan saat meminta resep dari kacamata, yang seharusnya bisa memahami perintah suara. Setiap kali pertanyaan diajukan, perangkat tidak memberikan respon yang diharapkan, akhirnya memaksa Mancuso untuk meminta bantuan Zuckerberg.
Baca juga: Lari Malam: Manfaat, Tantangan, dan Tips Keamanannya
Penjelasan dari CTO Meta
Andrew Bosworth menjelaskan bahwa masalah yang terjadi bukan disebabkan oleh koneksi Wi-Fi yang buruk, melainkan kesalahan dalam perencanaan teknis. Ia mengungkapkan bahwa banyaknya perangkat yang diaktifkan bersamaan menyebabkan masalah pada server.
"Waktu chef bilang ‘Hey Meta, start Live AI’, semua kacamata Ray-Ban Meta di ruangan langsung aktif bersamaan. Jumlahnya banyak banget. Di latihan nggak pernah kejadian, karena jumlah perangkat lebih sedikit," kata Bosworth menjelaskan situasi mendesak yang tidak terduga.
Perbaikan dan Harapan untuk Masa Depan
Selain isu dengan AI, kegagalan panggilan WhatsApp juga menjadi perhatian. Bosworth mengemukakan bahwa kacamata masuk mode tidur saat panggilan masuk, sehingga notifikasi untuk menjawab panggilan tidak muncul ketika perangkat dinyalakan kembali.
"Itu bug race condition, tergantung momen proses yang bertabrakan. Baru pertama kali muncul, dan untungnya sekarang sudah diperbaiki," ujar Bosworth menjelaskan sifat teknis dari masalah tersebut.
Baca juga: Menciptakan Kamar Tidur Nyaman untuk Tidur Berkualitas dengan Fengshui
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: