Senin, 14 JULI 2025 • 07:14 WIB

Samsung Berinovasi dengan Perangkat Wearable Berbasis AI

Author

Generated by Journalist AI

styleguide.id – Samsung tengah mengembangkan perangkat wearable terbaru yang inovatif berupa kalung dan anting berbasis kecerdasan buatan (AI). Inovasi ini bertujuan untuk memudahkan pengguna dalam berkomunikasi dan menyelesaikan tugas tanpa perlu mengeluarkan ponsel mereka.

Chief Operating Officer Samsung, Won Joon Choi, menyatakan bahwa perangkat-perangkat ini dirancang seperti aksesori, memberikan kenyamanan dan fungsi tanpa perlu dibawa kemana-mana.

Perangkat Wearable yang Mengubah Cara Berinteraksi

Perangkat baru dari Samsung ini mencakup aksesori yang dikenakan di leher, telinga, dan jari, agar pengguna bisa menikmati teknologi tanpa bergantung pada ponsel. “Kami percaya bahwa perangkat ini harus dapat dikenakan, sesuatu yang tidak perlu dibawa,” jelas Choi.

Visi Samsung adalah untuk mengintegrasikan teknologi ke dalam kehidupan sehari-hari dengan cara yang lebih efisien. Choi menambahkan bahwa perangkat tersebut bisa berbentuk kacamata, anting-anting, jam tangan, atau kalung.

Tren ini juga terlihat dari langkah pesaing seperti Meta yang telah meluncurkan kacamata pintar berkolaborasi dengan Ray-Ban, yang terjual 2 juta unit sejak peluncuran pada 2023. Hal ini menunjukkan peningkatan minat di kalangan perusahaan teknologi untuk mengeksplorasi segmen perangkat wearable berbasis AI.

Inovasi yang Masih Dalam Penelitian

Meskipun Samsung aktif meneliti kemungkinan pengembangan perangkat ini, Choi menekankan bahwa tidak semua inovasi yang dikerjakan akan diproduksi secara komersial. “Kacamata, anting-anting, kalung, jam tangan, dan cincin, sesuatu seperti itu,” ungkapnya, menunjukkan area penelitian yang luas.

Beberapa startup lainnya sebelumnya telah mengalami kegagalan dalam pengembangan perangkat AI, seperti Humane AI Pin yang dihentikan karena masalah harga dan kinerja. Di tengah hal ini, Samsung memiliki pendekatan lebih terstruktur dengan fokus pada perangkat pendamping yang berkolaborasi dengan smartphone, seperti jam tangan pintar.

Choi menambahkan bahwa mereka juga mempertimbangkan jenis perangkat baru lainnya sebagai alternatif bagi orang-orang yang tidak ingin menggunakan kacamata, sehingga memperluas jangkauan produk berbasis AI.

Prospek Perangkat Wearable di Tahun-Tahun Mendatang

Focus Samsung tetap pada integrasi perangkat dengan smartphone, berbeda dengan produk yang berdiri sendiri lainnya. “Kami sedang aktif mengembangkan kacamata, tetapi beberapa orang tidak ingin mengenakan kacamata karena mengubah penampilan mereka,” kata Choi.

Perusahaan ini berkomitmen untuk tetap berada di garis depan dalam inovasi teknologi wearable. Dalam waktu dekat, kita bisa mengharapkan lebih banyak informasi dan detail mengenai kacamata pintar yang sedang dalam pengembangan.

Dengan semakin banyak pesaing yang juga mengembangkan produk serupa, tantangan ke depan bagi Samsung adalah menciptakan produk yang menarik dan bermanfaat bagi konsumen dengan mementingkan desain serta kenyamanan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU