BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 26 FEBRUARI 2026 • 14:48 WIB

Lamborghini Fokus pada Pengembangan Mobil Hybrid Setelah Menghentikan Proyek Listrik Murni

Lamborghini Fokus pada Pengembangan Mobil Hybrid Setelah Menghentikan Proyek Listrik MurniLamborghini Fokus pada Pengembangan Mobil Hybrid Setelah Menghentikan Proyek Listrik Murni

Lamborghini mengambil langkah strategis dengan menghentikan proyek mobil listrik dan beralih ke pengembangan model hybrid. Keputusan ini menjadi respons terhadap minat yang rendah dari konsumen terhadap kendaraan listrik penuh di segmen supercar.

Baca juga: Aksi Pria Berjaket Ojol Viral di Atas Kereta KRL di Stasiun Cikini

CEO Lamborghini, Stephan Winkelmann, mengemukakan bahwa karakteristik mesin pembakaran internal serta sensasi berkendara adalah bagian penting dari DNA perusahaan. Dengan pergeseran ini, Lamborghini kini menempatkan fokus pada pengembangan kendaraan plug-in hybrid (PHEV) untuk memenuhi permintaan pasar.

Keputusan Strategis Perusahaan

Lamborghini, produsen supercar asal Italia, baru-baru ini mengumumkan penghapusan proyek mobil listrik sepenuhnya yang sebelumnya direncanakan, termasuk model Lanzador. Evaluasi mendalam menunjukkan kurangnya minat di kalangan konsumen untuk kendaraan listrik di kelas ini.

Laporan dari ArenaEV mengindikasikan langkah ini sebagai respons terhadap tren pasar, di mana pemilik mobil mewah menunjukkan ketertarikan minim terhadap teknologi nol emisi. Winkelmann menyatakan bahwa suara khas dari mesin pembakaran tetap menjadi bagian integral dari pengalaman berkendara yang diharapkan oleh pelanggan.

Baca juga: Olahraga Teratur: Investasi Kesehatan Jantung yang Tak Boleh Diabaikan

Fokus pada Hybrid dan Keterkaitan dengan Regulasi Emisi

Dengan beralih ke teknologi plug-in hybrid (PHEV), Lamborghini ingin menggabungkan mesin pembakaran dengan motor listrik, mempertahankan performa tinggi sembari mematuhi regulasi emisi yang semakin ketat. Langkah ini diharapkan dapat menjaga pengalaman berkendara yang emosional sambil mengadaptasi tuntutan lingkungan.

Winkelmann menyatakan bahwa investasi dalam pengembangan mobil listrik dianggap sebagai risiko tinggi, dengan potensi pengembalian yang belum jelas. Perusahaan menyadari bahwa berinvestasi dalam mobil listrik saat ini bisa menjadi 'hobi mahal' tanpa dukungan pasar yang kuat.

Masa Depan Model Urus dan Prospek Elektrifikasi

Salah satu dampak dari perubahan strategi ini adalah nasib model SUV andalan Lamborghini, Urus. Rencana awal untuk meluncurkan model listrik dari Urus sebagai unit produksi pertama kini dibatalkan, dan model tersebut akan hadir dalam varian hybrid.

Winkelmann menegaskan bahwa Lamborghini tidak menutup kemungkinan untuk menjajaki kembali proyek mobil listrik di masa depan, tergantung pada perkembangan teknologi dan penerimaan pasar. Perusahaan akan terus memantau perubahan dalam tren industri otomotif sambil menjaga karakteristik khas Lamborghini.

Baca juga: Destinasi Menakjubkan untuk Menyaksikan Sunset di Indonesia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Lamborghini Fokus pada Pengembangan Mobil Hybrid Setelah Menghentikan Proyek Listrik Murni

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!