Pandangan Sam Altman tentang Pusat Data Luar Angkasa: Realitas dan Tantangan Teknologi
Sam Altman, CEO OpenAI, menyatakan bahwa pembangunan pusat data di luar angkasa belumlah layak untuk dilaksanakan dalam kondisi teknologi dan ekonomi saat ini.
Baca juga: Desta Sebarkan Tuntutan 17+8 Setelah Dihujat Soal Pilihan Politik
Pernyataan itu muncul sebagai reaksi terhadap ambisi Elon Musk yang ingin menciptakan infrastruktur data orbital.
Pernyataan kritis Altman terungkap dalam pidatonya di AI Impact Summit yang berlangsung di New Delhi, India, pada tanggal 20 Februari.
Ia mengungkapkan, 'Saya pribadi merasa, dengan kondisi saat ini, gagasan menempatkan data center di luar angkasa adalah sesuatu yang tidak masuk akal.'
Baca juga: Uya Kuya Hadapi Penjarahan Rumah Setelah Viral Video Joget Anggota DPR RI
Altman menekankan bahwa biaya peluncuran dan operasional untuk pusat data luar angkasa jauh lebih tinggi dibandingkan yang ada di Bumi.
Ia mengungkapkan, 'Namun jika melihat perhitungan kasar antara biaya peluncuran dan biaya energi yang bisa kita hasilkan di Bumi, kita belum sampai pada tahap itu,' merujuk pada masalah pemeliharaan perangkat keras di luar angkasa.
Sikap skeptis terhadap gagasan ini juga diungkapkan oleh CEO Amazon Web Services, Matt Garman, yang menegaskan bahwa 'teknologi saat ini masih sangat jauh' dari tahap implementasi komersial.
Elon Musk sebelumnya mendukung gagasan ini sebagai bagian dari rencana SpaceX dan perusahaan xAI, sementara Google mengenalkan proyek serupa yang disebut Project Suncatcher pada November 2025.
Baca juga: Fenomena Film KPop Demon Hunters di Netflix
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: