Peringatan Keamanan: Lebih dari 1 Miliar Pengguna Android Tidak Dapatkan Pembaruan Terbaru
Google baru-baru ini mengingatkan lebih dari satu miliar pengguna Android bahwa perangkat mereka tidak lagi menerima pembaruan keamanan terkini.
Baca juga: Kunto Aji Soroti Perlakuan Istimewa Selebritas di DPR
Pengguna sangat disarankan untuk memperbarui perangkat mereka ke versi terbaru atau mempertimbangkan untuk mengganti ponsel guna menghindari risiko keamanan yang serius.
Data terbaru menunjukkan bahwa hanya 7,5 persen perangkat Android menjalankan versi terbaru, Android 16. Sementara itu, lebih dari 40 persen pengguna masih menggunakan versi lama yang tidak lagi mendapatkan dukungan keamanan.
Tren ini menempatkan pengguna dalam posisi rentan, di mana lebih dari satu miliar perangkat tidak mendapatkan perlindungan dari ancaman terbaru seperti malware dan serangan siber.
Distribusi penggunaan Android menunjukkan bahwa Android 15 terpasang di 19,3 persen perangkat, Android 14 di 17,9 persen, dan Android 13 di 13,9 persen. Hal ini mencerminkan perlunya peningkatan kesadaran di kalangan pengguna untuk melakukan pembaruan perangkat.
Baca juga: Lari Malam: Manfaat, Tantangan, dan Tips Keamanannya
Pengguna yang belum memperbarui ponsel mereka disarankan untuk mempertimbangkan membeli perangkat baru yang lebih aman. Menurut laporan Forbes, Google mendorong penggunaan ponsel kelas menengah yang masih mendapatkan dukungan dibanding flagship lama yang tidak aman.
"Google Play Protect, fitur perlindungan malware dan perangkat lunak tidak diinginkan bawaan Android, terus mendukung perangkat hingga Android 7 untuk membantu menjaga keamanan pengguna," ungkap seorang juru bicara Google.
Namun, penting untuk dicatat bahwa pembaruan keamanan tetap bergantung pada produsen dan pengembang aplikasi, sehingga pengguna harus waspada terhadap perangkat yang tidak lagi mendapatkan dukungan.
Google baru-baru ini mengumumkan peningkatan fitur perlindungan yang berkaitan dengan pencurian, yang semakin penting di era digital saat ini. Dalam Android 16, fitur Theft Protection ditingkatkan untuk melindungi data sensitif pengguna.
Fitur remote lock yang baru memungkinkan pengguna mengunci perangkat yang dicuri dari browser web dengan opsi pertanyaan keamanan. Di Brasil, Google juga meluncurkan Theft Detection Lock yang menggunakan kecerdasan buatan untuk segera mendeteksi dan mengunci perangkat yang dicuri.
Kedua fitur ini menunjukkan komitmen Google untuk menyempurnakan keamanan dan perlindungan data pengguna di tengah meningkatnya ancaman pencurian data pribadi.
Baca juga: Menciptakan Kamar Tidur Nyaman untuk Tidur Berkualitas dengan Fengshui
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: