BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 06 JANUARI 2026 • 17:35 WIB

Angka Pelanggaran Lalu Lintas Meningkat Signifikan di Jakarta Melalui Sistem ETLE

Angka Pelanggaran Lalu Lintas Meningkat Signifikan di Jakarta Melalui Sistem ETLEAngka Pelanggaran Lalu Lintas Meningkat Signifikan di Jakarta Melalui Sistem ETLE

Selama tahun 2025, Jakarta mencatat lonjakan pelanggaran lalu lintas yang dikelola oleh sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE). Data resmi menunjukkan bahwa total pelanggaran meningkat hingga 44 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca juga: Patung Superhero Milik Anggota DPR Ini Jadi Korban Penjarahan

Sistem ini terbagi menjadi dua kategori utama, yaitu tilang statis dan bergerak, di mana keduanya mengalami kenaikan signifikan. Angka-angka ini mencerminkan efektivitas sistem penegakan hukum berbasis elektronik.

Statistik Pelanggaran ETLE di Tahun 2025

Pada tahun 2025, sistem ETLE mencatat 227.626 kasus pelanggaran statis, sebuah peningkatan dari 157.970 kasus di tahun 2024. Kombes Pol Komarudin, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, menyatakan bahwa pelanggaran melalui ETLE mobile juga menunjukkan kenaikan signifikan dengan 27.317 kasus.

Sementara itu, tilang secara manual mengalami penurunan drastis menjadi 72.375 kasus, berkurang 62 persen dari 189.022 pelanggaran pada tahun 2024. Hal ini menunjukkan keberhasilan sistem dalam memantau pelanggaran yang dilakukan pengguna jalan.

Komarudin menegaskan bahwa semua kendaraan, termasuk yang dikelola oleh TNI, Polri, dan Pemda, akan terregistrasi oleh kamera ETLE jika melakukan pelanggaran. Ini bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas.

Baca juga: Microsoft Luncurkan Fitur Penyimpanan Otomatis di Word

Kinerja Sistem ETLE Berdasarkan Jenis Kendaraan

Analisis lebih lanjut menunjukkan jumlah kendaraan yang terlibat pelanggaran mencapai 186.855 unit, naik 3 persen dari 181.621 unit pada tahun 2024. Ini menunjukkan bahwa ETLE berhasil menjangkau berbagai jenis kendaraan di Jakarta.

Namun, pelanggaran kendaraan penumpang justru mengalami penurunan sebesar 29 persen, dengan hanya 102.113 kendaraan penumpang yang terlibat pelanggaran. Data ini menunjukkan pergeseran dalam pola pelanggaran lalu lintas.

Komarudin berharap penerapan sistem ETLE dapat terus mendorong masyarakat untuk lebih mematuhi aturan lalu lintas. Upaya peningkatan kesadaran masyarakat dinyatakan sebagai tujuan utama dari implementasi sistem ini.

Pengembangan Infrastruktur Penegakan Hukum Lalu Lintas

Polda Metro Jaya tengah berupaya memperkuat infrastruktur untuk mendukung sistem ETLE. Salah satu langkah strategis adalah pembangunan 'Traffic Management Center' yang dilengkapi dengan 4.437 kamera pengawas.

Dengan keberadaan kamera yang memadai, sistem dapat memantau hampir seluruh ruas jalan di Jakarta. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dalam penanganan pelanggaran lalu lintas.

Komarudin menyatakan bahwa komitmen untuk meningkatkan keselamatan di jalan raya tidak hanya bergantung pada penegakan hukum, tetapi juga pada kesadaran dan partisipasi masyarakat.

Baca juga: Beware of Hidden Sugars in Your Favorite Foods

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Angka Pelanggaran Lalu Lintas Meningkat Signifikan di Jakarta Melalui Sistem ETLE

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!