Tersangka Penanganan Kasus Kebakaran yang Menewaskan 22 Orang Ditetapkan
Direktur Utama PT Terra Drone Indonesia, MW, telah resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kebakaran fatal yang terjadi pada 9 Desember lalu, yang mengakibatkan 22 orang kehilangan nyawa.
Baca juga: Rekor Baru di Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool dan Aktivitas Klub Premier League
Penetapan ini diumumkan oleh kepolisian pada Rabu, 10 November, dan saat ini pihak kepolisian masih melanjutkan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengungkap faktor penyebab insiden tersebut.
Kebakaran yang terjadi pada Selasa, 9 Desember, sekitar pukul 12.43 WIB diduga berawal dari kebakaran baterai litium di lantai 1 gedung. Kombes Susatyo Purnomo Condro, Kapolres Metro Jakarta Pusat, menjelaskan, "Ada baterai di lantai 1, itu yang terbakar."
Api yang berasal dari lantai 1 dengan cepat menyebar, menciptakan asap tebal yang mengganggu ruang lingkup gedung hingga ke lantai 6. Situasi ini mengharuskan perhatian khusus terhadap keselamatan gedung.
Pihak kepolisian menegaskan sedang melakukan penyelidikan yang mendalam untuk menelusuri penyebab pasti dari insiden kebakaran ini.
Baca juga: Meningkatkan Produktivitas dengan Fengshui Meja Kerja
Rumah Sakit Polri telah menyelesaikan proses identifikasi terhadap 22 jenazah korban kebakaran, yang terdiri dari 15 perempuan dan 7 laki-laki. Hasil autopsi sementara mengungkapkan bahwa sebagian besar korban meninggal akibat menghirup asap dan gas karbon monoksida.
Proses identifikasi ini adalah langkah penting untuk memberikan kepastian kepada keluarga para korban. Penanganan jasad dilakukan dengan hati-hati dan profesional oleh pihak berwenang.
Polisi juga mengingatkan akan pentingnya upaya pencegahan dan pengawasan keselamatan di gedung-gedung yang berpotensi menghadapi risiko kebakaran serupa.
Dengan ditetapkannya MW sebagai tersangka, pihak kepolisian berencana untuk mengintensifkan pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang terlibat, termasuk pemilik gedung. "Dari Polres Jakarta Pusat juga melakukan pemeriksaan kepada semua saksi-saksi," ungkap Susatyo Purnomo Condro.
Upaya penegakan hukum dalam insiden ini diharapkan dapat memberikan keadilan bagi para korban dan berfungsi sebagai pelajaran untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.
Kepolisian juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat akan safety, terutama terkait penggunaan alat-alat listrik dan baterai yang berpotensi menimbulkan kebakaran.
Baca juga: Fenomena Film KPop Demon Hunters di Netflix
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: