BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 04 DESEMBER 2025 • 16:38 WIB

UGM Klarifikasi Status Pendidikan Jokowi setelah Kesalahan AI

UGM Klarifikasi Status Pendidikan Jokowi setelah Kesalahan AIUGM Klarifikasi Status Pendidikan Jokowi setelah Kesalahan AI

Universitas Gadjah Mada (UGM) baru-baru ini mengeluarkan klarifikasi mengenai status pendidikan Presiden Joko Widodo setelah munculnya video yang memperlihatkan AI milik UGM, LISA, menyatakan bahwa Jokowi bukanlah alumni dari kampus tersebut.

Baca juga: Sri Mulyani: Tidak Pernah Lelah Mencintai Indonesia Meski Menghadapi Tantangan

Pernyataan ini dianggap menyesatkan oleh pihak UGM, yang menekankan bahwa Jokowi sebenarnya adalah lulusan Fakultas Kehutanan UGM.

Kondisi serta Tujuan Pengembangan AI UGM

UGM menjelaskan bahwa LISA dikembangkan sebagai hasil kerja sama dengan PT Botika Teknologi Indonesia, yang merupakan bagian dari program UGM University Services. Program ini bertujuan untuk menyediakan layanan terintegrasi bagi mahasiswa dan masyarakat luas.

I Made Andi Arsana, juru bicara UGM, menekankan bahwa LISA memiliki basis data pengetahuan terkait informasi internal UGM. Namun, ia menambahkan bahwa data tersebut tidak mencakup informasi pribadi.

Baca juga: Beware of Hidden Sugars in Your Favorite Foods

Ketidakakuratan Data yang Disampaikan oleh LISA

Dalam video yang viral, LISA menyatakan, "Joko Widodo bukan alumni Universitas Gadjah Mada. Beliau menyelesaikan pendidikan tinggi di Universitas Gadjah Mada pada Fakultas Kehutanan, tetapi tidak lulus dari sana." Pernyataan ini langsung dibantah oleh UGM.

UGM menegaskan bahwa informasi tersebut tidak akurat karena melanggar fakta bahwa Jokowi memang telah menyelesaikan pendidikannya di UGM. I Made Andi mengulangi, "Dari pemahaman kondisi teknis LISA, informasi tentang status kelulusan Joko Widodo yang disampaikan LISA tidak akurat."

Tanggapan UGM Terhadap Kesalahan Informasi

UGM menyatakan kembali bahwa Joko Widodo adalah alumnus yang lulus dari UGM, sesuai dengan pernyataan resmi dari Rektor UGM. Inkoherensi informasi yang diberikan oleh LISA menjadi perhatian serius bagi pihak universitas.

UGM berkomitmen untuk memastikan bahwa data yang dihasilkan oleh AI harus lebih teliti dan akurat, guna mencegah kesalahpahaman yang lebih lanjut. Pihak universitas juga menegaskan akan terus berupaya mengembangkan LISA agar lebih efektif dalam memberikan informasi yang valid kepada masyarakat.

Baca juga: Pesona Sepatu Putih: Item Fashion Wajib di Setiap Lemari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

UGM Klarifikasi Status Pendidikan Jokowi setelah Kesalahan AI

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!