BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 19 NOVEMBER 2025 • 19:04 WIB

Meta Menang Melawan Regulasi, Hakim Nyatakan Tidak Ada Monopoli dalam Media Sosial

Meta Menang Melawan Regulasi, Hakim Nyatakan Tidak Ada Monopoli dalam Media SosialMeta Menang Melawan Regulasi, Hakim Nyatakan Tidak Ada Monopoli dalam Media Sosial

Perusahaan induk Facebook, Meta, didapati berhasil menggagalkan upaya regulator AS untuk membatalkan akuisisi Instagram dan WhatsApp. Putusan hakim federal ini menegaskan bahwa Meta tidak memegang monopoli dalam sektor media sosial.

Baca juga: Desta Sebarkan Tuntutan 17+8 Setelah Dihujat Soal Pilihan Politik

Keputusan ini datang setelah Komisi Perdagangan Federal AS (FTC) berusaha memaksa Meta untuk menjual dua platform tersebut demi memulihkan persaingan di pasar. Kini, Meta menghadapi tantangan regulasi antitrust yang semakin meningkat.

Keputusan Hakim dan Implikasinya

Putusan tersebut diumumkan oleh seorang hakim federal di mana pihak regulator, FTC, sebelumnya berupaya memaksa Meta menjual kedua platform sosial tersebut. Dalam klaimnya, FTC menuduh Meta telah mengeluarkan miliaran dolar untuk mengakuisisi perusahaan-perusahaan yang dianggap sebagai ancaman kompetisi.

Putusan ini menandai titik balik yang signifikan bagi Meta, yang selama ini berada di bawah tekanan regolasi antitrust, terutama yang diperkenalkan sejak masa kepresidenan Donald Trump. Beberapa pengamat menyebut keputusan ini sebagai kemenangan strategis bagi perusahaan dalam menghadapi tantangan hukum yang ada.

Baca juga: Realme Luncurkan Smartphone Dengan Baterai 15.000 mAh dan Chill Fan Phone

Tanggapan Pihak Meta dan FTC

Jubir Meta menyatakan, 'Produk kami memberikan manfaat bagi masyarakat dan pelaku bisnis serta menjadi contoh inovasi dan pertumbuhan ekonomi Amerika.' Pernyataan ini mencerminkan keyakinan Meta dalam posisi mereka di pasar media sosial.

Sebaliknya, Joe Simonson, juru bicara FTC, mengungkapkan kekecewaan atas keputusan tersebut, dengan menyatakan, 'Kami sangat kecewa dengan keputusan ini,' dan menegaskan bahwa FTC akan meninjau semua opsi yang tersedia untuk mengatasi masalah ini.

Dinamika Persaingan dan Bukti Persidangan

Dalam persidangan, FTC mengemukakan argumen bahwa Meta telah mengembangkan monopoli dengan menyebutkan Snapchat dan MeWe sebagai pesaing utama di pasar. Meski demikian, Meta bersikeras bahwa mereka menghadapi kompetisi yang signifikan dari platform seperti TikTok dan YouTube.

Hakim Distrik AS James Boasberg juga menjelaskan bahwa lanskap media sosial telah mengalami perubahan drastis dalam lima tahun terakhir, yang turut memengaruhi tuntutan hukum yang dihadapi oleh FTC.

Baca juga: Fenomena Film KPop Demon Hunters di Netflix

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Meta Menang Melawan Regulasi, Hakim Nyatakan Tidak Ada Monopoli dalam Media Sosial

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!