BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Sabtu, 14 JUNI 2025 • 11:00 WIB

China Berambisi Dominasi Industri Robot Global

China Berambisi Dominasi Industri Robot GlobalGenerated by Journalist AI

styleguide.id – China tengah mempersiapkan langkah besar untuk mendominasi industri robot di kancah global. Dengan meningkatkan otomatisasi di pabrik-pabriknya, negara ini melampaui banyak raksasa manufaktur dunia dalam jumlah robot.

Transformasi Industri di Tangan Robot

Sebagian besar perhatian dunia terfokus pada ketegangan perdagangan dan pergeseran ekonomi. Namun, transformasi industri yang sangat signifikan tengah berlangsung di China, di mana robot mulai mengambil alih peran manusia di pabrik-pabrik, meningkatkan produktivitas, tetapi juga memunculkan kekhawatiran akan masa depan tenaga kerja.

Laporan dari The New York Times menunjukkan betapa dalamnya otomatisasi telah tertanam dalam industri China, yang kini menempati peringkat teratas dalam jumlah robot yang digunakan. Hanya Korea Selatan dan Singapura yang memiliki kepadatan robot per pekerja yang lebih tinggi, menandakan keseriusan China dalam bersaing di sektor ini.

Inisiatif Made in China 2025

Dalam upayanya untuk menguasai pasar robotik, China meluncurkan inisiatif ‘Made in China 2025’ pada 2015. Inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan manufaktur di berbagai sektor, termasuk kendaraan listrik dan kereta api berkecepatan tinggi, sambil meningkatkan standar kualitas dan kinerja industri.

Menurut China Daily, salah satu sasaran dari program ini adalah produksi 100.000 robot industri per tahun. Ini merupakan langkah strategis untuk memastikan bahwa China tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga menjadi produsen terkemuka dalam sektor robotik di dunia.

Dominasi dalam Pasokan Material Penting

Kedudukan China semakin kuat berkat penguasaan dalam penyediaan logam tanah jarang yang penting untuk teknologi canggih, termasuk robotika. Banyak produsen Amerika yang bergantung pada pasokan ini, memberi China keuntungan strategis di tengah ketegangan perdagangan global.

Berdasarkan laporan Federasi Robotika Internasional, antara tahun 2022 dan 2023, China mengirimkan 267.000 pekerja robot, menunjukkan komitmennya dalam memperluas otomatisasi dan efisiensi produksi. Melalui langkah ini, China bertekad untuk menguasai arena industri robot global dan mempertegas posisinya di pasar dunia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

China Berambisi Dominasi Industri Robot Global

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!