BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 02 MARET 2026 • 13:35 WIB

Krisis Ruang Bermain Anak Terlihat dalam Fenomena 'Perang Sarung' Saat Ramadhan

Krisis Ruang Bermain Anak Terlihat dalam Fenomena Perang Sarung Saat RamadhanKrisis Ruang Bermain Anak Terlihat dalam Fenomena 'Perang Sarung' Saat Ramadhan

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyoroti fenomena 'perang sarung' sebagai indikator krisis ruang bermain anak di Indonesia selama bulan Ramadhan.

Baca juga: Pentingnya Merawat Kesehatan Mental di Kalangan Generasi Muda

Wakil Ketua KPAI, Jasra Putra, menyebutkan bahwa kurangnya pengawasan serta kegagalan lingkungan dalam memenuhi kebutuhan anak menjadi penyebab utama situasi ini.

Puncak Krisis Ruang Bermain

'Perang sarung' menjadi fenomena yang marak terjadi di berbagai daerah, terutama di perkampungan dengan kepadatan penduduk tinggi, dan telah menjadi perhatian serius bagi KPAI.

Jasra Putra menjelaskan bahwa fenomena ini bukan sekadar momen temporer, melainkan mencerminkan kekurangan ruang bermain yang sesuai untuk anak-anak.

Dengan lahan yang semakin terbatas, anak-anak terpaksa mencari ruang untuk beraktivitas di tempat-tempat yang tidak seharusnya.

Kondisi ini menunjukkan bahwa diperlukan pengawasan orang tua dan masyarakat yang lebih baik agar anak-anak dapat bermain dengan aman.

Hak Anak dan Ruang Bermain

KPAI menekankan bahwa pemenuhan hak anak dalam hal waktu luang tercantum dalam Klaster 4 Pemenuhan Hak Anak dalam konteks Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA).

Baca juga: Penjarahan Rumah Uya Kuya: Reaksi Publik dan Diskursus Sosial

Meskipun demikian, pelaksanaan hak tersebut masih dibelenggu oleh kurangnya dukungan anggaran dan revitalisasi lingkungan untuk menciptakan ruang bermain yang nyaman.

Faktanya, peraturan yang ada belum dilaksanakan secara efektif, yang berakibat pada hilangnya hak anak untuk berekspresi dan bermain.

Diperlukan upaya serius dari pemerintah untuk menangani pemenuhan hak anak, khususnya dalam konteks penyediaan ruang bermain yang memadai.

Tindakan Penegakan Hukum dan Upaya Preventif

Seiring meningkatnya kejadian 'perang sarung', beberapa tindakan preventif telah diambil oleh kepolisian di berbagai daerah.

Di Surabaya, polisi berhasil menggagalkan aksi tersebut pada 28 Februari dan mengamankan 16 anak, sedangkan di Garut dan Ponorogo, mereka membubarkan kerumunan untuk mencegah potensi kerusuhan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Krisis Ruang Bermain Anak Terlihat dalam Fenomena 'Perang Sarung' Saat Ramadhan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!