Selama libur Natal dan Tahun Baru 2026, rekayasa lalu lintas ganjil genap tidak akan diberlakukan di Jalan Raya Puncak, Bogor, Jawa Barat. Keputusan ini diambil berdasarkan rapat lintas sektoral yang melibatkan sejumlah pihak terkait.
Baca juga: Kota-kota Favorit untuk Liburan Sendirian di Indonesia
Iptu Ardian Novianto, KBO Satlantas Polres Bogor, mengonfirmasi bahwa sistem yang diterapkan selama periode ini akan berupa satu arah (one way) untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan.
Keputusan Tanpa Ganjil Genap
Dalam rapat koordinasi sebelum libur Nataru, para pihak sepakat untuk tidak menerapkan sistem ganjil genap. Iptu Ardian menjelaskan, 'Nggak ada (ganjil genap), kita berhubung hasil pada saat Rakorlinsek untuk gage (ganjil genap) nggak kita laksanakan selama Nataru.'
Diana menekankan tentang potensi meningkatnya volume kendaraan di Puncak dan menyebutkan bahwa rekayasa lalu lintas yang lebih efektif adalah sistem satu arah. Langkah ini diambil untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi para pengunjung jalur tersebut.
Baca juga: Polisi Selidiki Penjarahan di Rumah Eko Patrio Setelah Kontroversi Video
Penerapan Sistem Satu Arah
Iptu Ardian menjelaskan bahwa penerapan sistem satu arah didasarkan pada pemantauan data kendaraan yang masuk ke wilayah Puncak. 'One way diterapkan dengan skema melihat data kendaraan volume yang masuk, apabila kendaraan yang masuk sudah melampaui batas normal, one way diterapkan,' terang Ardian.
Proses ini akan dilakukan secara situasional, berdasarkan pemantauan dari Exit Tol Ciawi dan traffic counting oleh BPTJ. 'Kalau terjadi peningkatan volume berdasarkan data, Exit Tol Ciawi sama traffic counting dari BPTJ terjadi peningkatan 2.000 kendaraan yang menuju Puncak, langsung kita one way-kan,' jelasnya.
Jadwal dan Personel Siaga
Penerapan sistem satu arah di Puncak direncanakan berlangsung setiap hari selama Operasi Lilin 2025, dengan dukungan personel yang siap membantu kelancaran arus lalu lintas. Iptu Ardian menekankan pentingnya penyiapan personel, 'Setiap hari selama masa operasi itu yang kita siapkan, karena personel cukup kemudian datanya kita punya nantinya itu yang kita jadikan dasar pertimbangan.'
Informasi lebih lanjut mengenai jadwal penerapan sistem ini akan disampaikan kepada publik, sehingga pengunjung dapat merencanakan perjalanan dengan lebih baik. Pihak kepolisian mengimbau para pemudik untuk selalu mematuhi petunjuk dan peraturan lalu lintas selama periode liburan.
Baca juga: Ahmad Dhani Terlibat Ketegangan dalam Rapat Soal Royalti Lagu di DPR RI
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: