BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 24 FEBRUARI 2026 • 14:40 WIB

Sejumlah Penumpang Terperangkap Semalaman di Pesawat Akibat Salju Lebat di Munich

Sejumlah Penumpang Terperangkap Semalaman di Pesawat Akibat Salju Lebat di MunichSejumlah Penumpang Terperangkap Semalaman di Pesawat Akibat Salju Lebat di Munich

Lebih dari 500 penumpang terpaksa bermalam di dalam pesawat di Bandara Munich akibat salju lebat yang mengganggu jadwal penerbangan, khususnya layanan Lufthansa.

Baca juga: Memahami Keuangan Melalui Finfluencer: Panduan untuk Meningkatkan Literasi Finansial

Ketiadaan bus untuk mengangkut penumpang kembali ke terminal setelah pembatalan penerbangan semakin memperburuk situasi yang tidak terduga ini.

Kejadian Tidak Terduga di Bandara Munich

Pada 19 Februari 2026, salju lebat yang mengguyur Bandara Munich menyebabkan gangguan serius pada jadwal penerbangan. Laporan dari surat kabar Jerman, Bild, menyebutkan bahwa penerbangan Lufthansa menuju Kopenhagen yang dijadwalkan berangkat pukul 21.30 mengalami penundaan yang berkepanjangan.

Pengumuman terkait penundaan ini baru disampaikan setelah hampir 2,5 jam, sebelum akhirnya penerbangan tersebut diumumkan dibatalkan. Selama delapan jam, penumpang terpaksa tetap berada di pesawat yang terparkir di area terpencil karena tidak adanya transportasi untuk membawa mereka kembali ke terminal.

Tidak hanya penerbangan Lufthansa yang terpengaruh, sejumlah penerbangan dari maskapai lain seperti Air Dolomiti juga mengalami penundaan. Hal ini membuat ratusan penumpang lain terpaksa menjalani malam di pesawat tanpa kejelasan.

Baca juga: Aksi Pria Berjaket Ojol Viral di Atas Kereta KRL di Stasiun Cikini

Pengalaman Penumpang yang Terjebak

Søren Thieme, salah satu penumpang yang terjebak, menyatakan ketidakpuasan terhadap informasi yang diberikan oleh maskapai. Ia menegaskan bahwa bus yang seharusnya mengangkut penumpang tidak tersedia karena pengemudi telah pulang.

"Pasti ada sesuatu yang bisa kita lakukan. Kita bisa pergi ke bandara, kita bertanya. Tapi kita tidak diizinkan. Itu dilarang, kata mereka," ungkap Thieme, menggambarkan frustrasinya dalam situasi sulit ini.

Kondisi yang dihadapi para penumpang semakin diperburuk dengan minimnya makanan dan minuman yang tersedia. Mereka hanya mendapatkan beberapa botol air dan tidak ada selimut untuk menghangatkan tubuh.

Respons dari Maskapai dan Bandara

Lufthansa mengeluarkan pernyataan resmi mengenai situasi tersebut, menjelaskan bahwa penutupan landasan akibat cuaca ekstrem menjadi penyebab utama penundaan sebanyak penerbangan. "Para penumpang telah dipesankan ulang ke penerbangan berikutnya yang tersedia," tulis pernyataan tersebut.

Juru bicara Bandara Munich juga meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dialami penumpang. Dalam pengumumannya, mereka menggarisbawahi bahwa situasi ini merupakan akibat dari kondisi cuaca yang sulit diprediksi.

"Kami sangat menyesalkan ketidaknyamanan yang ditimbulkan," ujar juru bicara bandara, menunjukkan kepedulian terhadap penumpang yang terpengaruh.

Baca juga: Microsoft Luncurkan Fitur Penyimpanan Otomatis di Word

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Sejumlah Penumpang Terperangkap Semalaman di Pesawat Akibat Salju Lebat di Munich

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!