Prabowo Tegaskan Kebersihan Bali Penting untuk Pariwisata
Presiden Prabowo Subianto menyoroti isu kebersihan di Bali, yang sangat penting untuk mendukung sektor pariwisata Indonesia. Dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, ia mengekspresikan keprihatinan terhadap masalah sampah di pantai Bali.
Baca juga: Makanan Kaya Vitamin C untuk Daya Tahan Tubuh yang Optimal
Prabowo menekankan, 'Bagaimana turis mau datang ke Bali, jika Bali kotor?' menandakan bahwa kebersihan menjadi faktor krusial bagi daya tarik wisatawan.
Dalam pidatonya, Prabowo menjelaskan bahwa sektor pariwisata tidak hanya menyerap banyak tenaga kerja, tetapi juga mudah untuk dikembangkan. Namun, ia menegaskan bahwa masalah sampah di Bali menjadi ancaman serius yang dapat mengganggu daya tarik wisata.
Prabowo menegaskan, 'Indonesia indah, dia mau datang, lihat kumuh. Dia mau ke Bali, pantai Bali kotor.' Pernyataan itu menggambarkan betapa citra Indonesia bisa terdampak negatif.
Ia juga mengungkapkan pengalaman dari para tokoh luar negeri yang mengungkapkan keluhan tentang kebersihan Bali. Prabowo mengutip seorang jenderal Korea, "Your excellency, I just came from Bali. Bali so dirty now. Bali not nice," menegaskan pandangan yang mengkhawatirkan dari luar negeri.
Baca juga: Fenomena Film KPop Demon Hunters di Netflix
Prabowo menyerukan agar para bupati dan gubernur bekerja sama dalam menangani masalah kebersihan. Ia menyebutkan bahwa pemerintah daerah memiliki peran penting dalam pengelolaan kebersihan, terutama di fasilitas publik dan sekolah.
Dia menyentuh dokumentasi sampah di pantai Bali pada bulan Desember 2025, menyatakan bahwa hal ini menjadi salah satu penghambat bagi turis. Ia mengatakan, 'Ini pantai Bali, bagaimana turis mau datang ke situ lihat sampah?' menuntut tindakan kolektif dari semua pihak.
Prabowo juga menawarkan inisiatif kerja bakti yang dapat melibatkan masyarakat, termasuk pelajar. 'Apa salahnya kalau bupati dan gubernur tidak bisa saya perintah, dandim, danrem, saya perintahkan kau gerakkan anak buahmu korve (kerja bakti),' ujarnya meminta tanggung jawab aktif kepada para pejabat.
Pemimpin ini percaya bahwa pemda harus menciptakan program untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait kebersihan. 'Kepolisian, kerahkan, korve, korve, korve,' ungkap Prabowo, mendesak agar semua individu berpartisipasi dalam kegiatan menjaga lingkungan.
Ia berharap inisiatif tersebut dapat dilaksanakan secara teratur. Melalui kerja sama pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta, Prabowo optimis bahwa kebersihan Bali dapat diperbaiki, menarik kembali perhatian wisatawan baik domestik maupun internasional.
Prabowo menekankan pentingnya membentuk pola pikir yang mendukung kebersihan, sehingga menciptakan lingkungan yang bersih dan menarik bagi pengunjung. Tantangan ini memerlukan partisipasi aktif semua pihak demi masa depan pariwisata Bali.
Baca juga: Pesona Sepatu Putih: Item Fashion Wajib di Setiap Lemari
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: