Puncak Bogor: Lonjakan Lalu Lintas dan Wisata Selama Liburan Tahun Baru
Selama libur Natal dan Tahun Baru, kawasan Puncak Bogor mengalami lonjakan lalu lintas yang luar biasa dengan rata-rata 55 ribu kendaraan melintas setiap harinya.
Baca juga: Rekor Baru di Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool dan Aktivitas Klub Premier League
Data dari Kepolisian Resor Bogor mengindikasikan tingginya minat masyarakat untuk berlibur di kawasan tersebut selama dua minggu terakhir.
Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, menyampaikan bahwa pemantauan jumlah kendaraan dilakukan melalui Tol Jagorawi, khususnya di Gerbang Tol Ciawi.
Dalam laporannya, ia menekankan bahwa angka rata-rata ini menjadi indikator tingginya arus kendaraan yang masuk dan keluar dari kawasan Puncak menjelang malam tahun baru.
"Kita sudah melaksanakan operasi sepanjang 12 hari. Pantauan rata-rata setiap hari kendaraan yang keluar masuk ke area jalur Puncak ini, baik yang masuk ke wilayah Puncak maupun turun ke wilayah Jakarta melalui Tol Ciawi, rata-rata sekitar 55 ribu kendaraan," jelas Wikha.
Baca juga: Kunto Aji Soroti Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Masyarakat
Wikha juga mencatat bahwa puncak jumlah kendaraan terjadi pada tanggal 27 dan 28 Desember 2025, di mana jumlah kendaraan mencapai lebih dari 60 ribu unit.
"Paling tertinggi kemarin terjadi pada tanggal 27 dan 28, di mana bisa mencapai di atas 60 ribu kendaraan," ungkapnya, menyoroti tingginya minat masyarakat berlibur di area tersebut.
Selama perayaan tahun baru, masyarakat terbagi dalam dua gelombang keberangkatan, baik mereka yang sudah berlibur pada minggu sebelumnya maupun yang berencana berlibur di minggu ini.
Kapolres menambahkan bahwa tingkat okupansi hotel di Puncak mencapai 60 persen, dengan sekitar 5.000 kamar terisi, belum termasuk yang melakukan perjalanan sehari tanpa menginap.
"Ditambah lagi dengan masyarakat sekitar yang juga melakukan aktivitas tambahan," ujarnya, menandakan bahwa Puncak menjadi tujuan wisata yang sangat diminati.
Baca juga: Kecerdasan Buatan Membuka Era Baru dalam Perawatan Keguguran
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: