Warga sekitar Haji Nawi, Cilandak, Jakarta Selatan, mengungkapkan keluhan serius terkait kebisingan yang ditimbulkan oleh aktivitas lapangan padel di area tersebut. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan akan mengambil tindakan konkret pekan depan untuk menyelesaikan masalah ini.
Baca juga: Denza Luncurkan MPV Mewah D9 dengan Harga Lebih Kompetitif
Ia menekankan bahwa keberadaan lapangan tersebut tidak hanya menciptakan gangguan bagi ketertiban umum, tetapi juga beroperasi tanpa izin yang sah. Tindakan tegas akan segera diambil untuk merespons masukan dari masyarakat.
Keluhan Masyarakat Terhadap Kebisingan
Sejak operasi lapangan padel dimulai, suara bising mulai terdengar sejak pagi hingga larut malam, mengganggu aktivitas sehari-hari masyarakat setempat. Salah satu warga, Naufal, melaporkan bahwa ia sudah membuat beberapa laporan terkait masalah ini melalui aplikasi JAKI.
"Aku tuh tadinya November satu laporan, Desember satu laporan, Januari sama Februari itu seminggu tiga kali laporan aku lewat JAKI gitu," ungkapnya. Naufal menegaskan bahwa upaya mediasi yang dilakukan dengan pihak pengelola tidak membuahkan hasil yang diharapkan.
Baca juga: Pilihan Olahraga Low Impact untuk Pemula
Dampak Kebisingan Terhadap Kesehatan
Kebisingan tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga menimbulkan dampak serius bagi kesehatan warga. Naufal menyebutkan bahwa di lingkungannya, ada beberapa anggota keluarga yang terpaksa merasakan efek negatif dari kebisingan, termasuk orang tua dan neneknya yang berusia 90 tahun.
"Maksudnya itu bukan feeling gitu, beneran bisa diukur tensinya dia 200," tambah Naufal mengenai kondisi ibunya. Hal ini menunjukkan bahwa kebisingan dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah, yang merupakan indikasi masalah kesehatan.
Tanggapan dari Pengelola Lapangan
Menghadapi keluhan tersebut, pengelola lapangan padel, PT Kreasi Arena Indonesia, memberikan penjelasan tentang langkah yang akan diambil. Fajar Ediputra, perwakilan perusahaan, menyatakan bahwa mereka berkomitmen untuk mengurangi dampak kebisingan yang ditimbulkan dari aktivitas lapangan.
"Kami akan memperkuat dinding kami supaya suara-suara yang dihasilkan dari lapangan padel itu bisa teredam di dalam tidak mengganggu apa yang ada di luar," jelasnya. Selain itu, mereka juga berencana untuk memasang peredam suara dan membatasi jam operasional selama bulan puasa.
Baca juga: Fenomena Film KPop Demon Hunters di Netflix
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: