Sebuah pub bernama Tori Yaro di Dogenzaka, Shibuya, Tokyo, baru saja menetapkan kebijakan baru yang membatasi pengunjung berusia 40 tahun ke atas. Kebijakan ini bertujuan memberikan pengalaman yang lebih dinamis bagi pengunjung muda yang berusia antara 20-an dan 30-an.
Baca juga: Kunto Aji Soroti Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Masyarakat
Meski pengunjung di atas 40 tahun tetap diperbolehkan masuk, mereka harus ditemani oleh setidaknya satu orang berusia di bawah 39 tahun. Kebijakan ini menciptakan suasana yang lebih sesuai dengan preferensi demografis yang lebih muda.
Kebijakan Pembatasan Usia di Tori Yaro
Menurut laporan dari Japan Today, kebijakan pembatasan ini tidak berlaku untuk seluruh jaringan Tori Yaro, melainkan hanya untuk cabang yang berada di Dogenzaka. Hal ini bertujuan untuk menciptakan suasana yang lebih segar dan energik yang sesuai dengan format yang diinginkan pengunjung muda.
Pengunjung yang berusia di atas 40 tahun masih dapat mengunjungi pub, namun mereka harus hadir bersama setidaknya satu orang yang berusia di bawah 40 tahun. Kebijakan ini menunjukkan adanya fleksibilitas dalam penerapan aturan yang ditetapkan dan memberikan ruang bagi pengunjung yang lebih tua untuk tetap menikmati suasana.
Baca juga: Kecerdasan Buatan Membuka Era Baru dalam Perawatan Keguguran
Tanggapan dari Perwakilan Jaringan
Toshihiro Nagano, perwakilan publikasi dari jaringan Tori Yaro, menyebut bahwa kebijakan ini diperlukan untuk menciptakan keseimbangan antara preferensi pelanggan dan suasana yang diharapkan di dalam pub. Banyak pengunjung yang lebih tua mengeluhkan kebisingan yang ada, sehingga pengaturan usia ini menjadi salah satu solusi.
"Pelanggan yang lebih tua cenderung banyak mengeluh tentang restoran yang terlalu berisik dan sebagainya, jadi kami memutuskan untuk membatasi siapa yang masuk, sehingga semua orang dapat pulang dengan senang hati atas pengalaman yang mereka dapatkan," ungkap Nagano mengenai ide di balik kebijakan tersebut.
Tren Pembatasan Usia di Izakaya Lain
Tidak hanya Tori Yaro, izakaya lain di Shibuya juga mengadopsi kebijakan serupa. Misalnya, Yaoya Ba, sebuah izakaya kelas atas di kawasan yang sama, hanya menerima pelanggan berusia 25 tahun ke atas.
Kebijakan pembatasan usia ini mencerminkan perubahan dalam praktik bisnis di sektor makanan dan minuman di Jepang, di mana restoran berupaya menyesuaikan diri dengan keinginan dan preferensi konsumen mereka. Hal ini menunjukkan bahwa industri layanan sedang berkembang untuk memenuhi kebutuhan pengunjung yang lebih muda.
Baca juga: Pesona Sepatu Putih: Item Fashion Wajib di Setiap Lemari
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: