Pencurian pelat besi di jembatan penyeberangan orang (JPO) kembali terjadi, kali ini di JPO Sahabat, Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat pada Sabtu (24/1). Kasus ini memicu kekhawatiran atas keselamatan publik dan tuntutan untuk peningkatan pengawasan fasilitas publik.
Baca juga: Desta Sebarkan Tuntutan 17+8 Setelah Dihujat Soal Pilihan Politik
Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin, menekankan bahwa hilangnya pelat besi tersebut dapat membahayakan masyarakat. Ia mendesak pemerintah provinsi untuk mengambil langkah tegas dalam menjaga keamanan aset publik.
Fenomena Pencurian Pelat Besi
Pencurian pelat besi di JPO bukan hal baru di Jakarta, sudah banyak insiden serupa terjadi di berbagai lokasi. Kejadian ini menunjukkan adanya celah dalam pengamanan fasilitas publik yang perlu ditangani segera.
Khoirudin menyatakan, 'JPO itu fasilitas keselamatan. Kalau lantainya bolong, risikonya fatal. Ini menyangkut nyawa orang'. Pernyataan ini mencerminkan keseriusan ancaman yang dihadapi masyarakat.
Kasus di JPO Sahabat kembali menyoroti pentingnya perhatian terhadap infrastruktur publik. Masyarakat kini lebih waspada saat melintas, khususnya di area yang rawan pencurian.
Baca juga: Rekor Baru di Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool dan Aktivitas Klub Premier League
Kebutuhan Sistem CCTV yang Efektif
Dalam usaha meminimalisir pencurian, Khoirudin menegaskan perlunya pemasangan CCTV di JPO rentan pencurian. 'CCTV itu perlu dan relevan, tapi jangan sekadar dipasang. Harus dipastikan aktif, terawat, dan ada pemantauan real time', ujarnya.
Ia berpendapat, integrasi CCTV dengan kepolisian sangat krusial untuk memudahkan respons cepat. 'CCTV harus terintegrasi dengan respons cepat dari petugas, baik kepolisian, Satpol PP, maupun dinas terkait,' jelasnya.
Tanpa adanya tindak lanjut dari rekaman CCTV, efektivitasnya menjadi terbatas. Hal ini menjadikan perlunya evaluasi sistem keamanan menjadi lebih mendesak.
Pemikiran tentang Material yang Aman
Khoirudin juga mendorong pemerintah provinsi untuk mempertimbangkan penggunaan material yang tidak mudah dicuri pada JPO. 'Kalau memang memungkinkan, desain dan material JPO juga perlu dievaluasi,' tambahnya.
Ini sebagai langkah proaktif agar fasilitas publik tidak lagi menjadi sasaran pencurian. Hal ini menunjukkan bahwa desain juga harus mempertimbangkan faktor keamanan.
Kesadaran akan problematik ini tumbuh seiring dengan hilangnya pelat besi berukuran 1x2 meter di JPO Sahabat. Kekhawatiran masyarakat pun semakin besar, dengan kasus ini menjadi pembicaraan hangat di kalangan warga.
Baca juga: Tips Menjaga Kesehatan Mata di Era Digital
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: