Kamis, 15 JANUARI 2026 • 17:27 WIB

Evakuasi Jenazah Pendaki Hilang di Gunung Slamet Berhasil Dilakukan

Author

Evakuasi Jenazah Pendaki Hilang di Gunung Slamet Berhasil Dilakukan

Jenazah Syafiq Ali, pendaki yang hilang di Gunung Slamet, berhasil dievakuasi pada Kamis, 15 Januari 2026. Proses evakuasi dilakukan dengan kerjasama tim relawan dan petugas melalui jalur pendakian Gunung Malang di Purbalingga.

Baca juga: Kota-kota Favorit untuk Liburan Sendirian di Indonesia

Setelah dievakuasi, jenazah Syafiq Ali dibawa ke Rumah Sakit Purbalingga untuk pemeriksaan lebih lanjut. Keberhasilan evakuasi ini menjadi kabar baik bagi keluarga yang telah menunggu dengan penuh harap.

Tim Evakuasi dan Proses Penjemputan

Tim relawan gabungan yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat dan petugas resmi tiba di lokasi evakuasi pada pukul 14.25 WIB. Mereka melakukan pemeriksaan dan proses evakuasi jenazah Syafiq Ali dari area yang sulit dijangkau di Gunung Slamet.

Setelah proses evakuasi selesai, jenazah segera dibawa ke Rumah Sakit Purbalingga untuk dilakukan visum. Ini penting untuk mengetahui penyebab kematian dan memberikan kepastian kepada keluarga yang menunggu di lokasi.

Baca juga: Dampak Perkataan Kasar Orang Tua pada Psikologi Anak

Reaksi Masyarakat dan Keluarga

Kedatangan jenazah Syafiq Ali di titik penjemputan di Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Purbalingga, disambut oleh sejumlah warga setempat. Banyak warga datang ke lokasi, menunjukkan ekspresi duka, termasuk ibu-ibu yang tampak menangis.

Dhani Rusman, ayah dari Syafiq Ali, terlihat tegar saat menanti kedatangan jenazah putranya. Meskipun dibayangi rasa kehilangan, Dhani menerima dengan lapang dada, menunjukkan keteguhan hati seorang ayah.

Pernyataan Tim Penyelamat

Handika, perwakilan dari USS Basarnas Pemalang, menyatakan, "Kami bersyukur, evakuasi berjalan lancar. Ini langsung dibawa ke rumah sakit Purbalingga." Pernyataan ini menggambarkan rasa syukur tim atas keberhasilan evakuasi yang membantu keluarga mendapati kejelasan mengenai kondisi Syafiq.

Evakuasi ini memperlihatkan usaha kolektif banyak pihak dalam menyelamatkan pendaki yang menghadapi keadaan darurat di alam, yang sering kali membawa risiko tinggi.

Baca juga: Menu Sarapan Sehat untuk Petinju: Meningkatkan Performa Latihan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU