Minggu, 28 DESEMBER 2025 • 17:48 WIB

Motif Pribadi Di Balik Ancaman Bom di Depok: Kasus Mahasiswa Pengirim Surat Elektronik

Author

Motif Pribadi Di Balik Ancaman Bom di Depok: Kasus Mahasiswa Pengirim Surat Elektronik

Seorang mahasiswa berinisial HRR menjadi sorotan setelah mengirimkan ancaman bom melalui surat elektronik ke sepuluh sekolah di Depok, Jawa Barat.

Baca juga: Lari Malam: Manfaat, Tantangan, dan Tips Keamanannya

Penetapan tersangka ini diduga dipicu oleh rasa kecewa setelah lamarannya ditolak oleh mantan kekasih.

Pengungkapan Kasus Teror

Mahasiswa berusia 23 tahun ini, yang merupakan mahasiswa jurusan Teknologi Informasi di sebuah universitas swasta, dicap sebagai tersangka setelah penyelidikan intensif oleh pihak kepolisian.

Kasat Reskrim Polres Metro Depok, Kompol Made Oka Utama, menyebutkan, "Kami menetapkan tersangka atas nama Saudara HRR, laki-laki, tempat tanggal lahir Semarang, 7 April 2002."

HRR menggunakan akun e-mail milik mantan kekasihnya, K, untuk menyebarkan ancaman tersebut, meskipun K tidak terlibat dalam tindakan ini.

Baca juga: Pentingnya Merawat Kesehatan Mental di Kalangan Generasi Muda

Motif di Balik Tindakan Teror

Motif dari aksi HRR ternyata berkaitan dengan kekesalannya setelah lamaran pernikahan ditolak oleh K. Kompol Made Gede Oka Utama menjelaskan, "Dapat kami jelaskan juga motif dari tersangka untuk melakukan penteroran ataupun tindak pidana ini adalah tersangka merasa kecewa."

Kesedihan dan kekecewaan yang mendalam memicu HRR untuk melakukan ancaman ini, berusaha merusak reputasi mantan pacarnya.

Tidak hanya ancaman bom, HRR juga mengirimkan order fiktif ke alamat rumah dan kampus K, menambah rasa ketidaknyamanan yang dialaminya.

Dampak Sosial dan Hukum

Tindakan teror ini menciptakan dampak negatif bagi hubungan interpersonal yang tidak sehat dan menunjukkan bahaya dari pengaruh emosional terhadap perilaku kriminal.

Kapolres Metro Depok, Kombes Abdul Waras, menyatakan, "Ini adalah kejahatan serius yang harus ditangani dengan sebaik-baiknya untuk mencegah hal serupa terjadi di masa depan."

Kasus ini menjadi pengingat akan perlunya kesadaran masyarakat tentang kesehatan mental dan dampaknya terhadap perilaku kriminal.

Baca juga: Menu Sarapan Sehat untuk Petinju: Meningkatkan Performa Latihan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU