Pada Minggu, 5 Oktober 2025, dentuman keras yang mengejutkan terdengar di langit Cirebon, menimbulkan kepanikan di kalangan warga setempat.
Baca juga: Desta Sebarkan Tuntutan 17+8 Setelah Dihujat Soal Pilihan Politik
Suara tersebut diduga dihasilkan oleh meteor yang jatuh di Laut Jawa, dan penjelasan dari pakar Observatorium Bosscha pun memberikan gambaran lebih jelas tentang fenomena ini.
Fenomena Dentuman Keras dan Sonic Boom
Dentuman yang terdengar di Cirebon memiliki karakteristik yang mirip dengan sonic boom. Hal ini terjadi saat meteor bergerak dengan kecepatan tinggi, melampaui kecepatan suara, menciptakan dentuman ultrasonik.
Sumber suara ledakan ini adalah pecahnya material meteor akibat gesekan dengan atmosfer serta suhu tinggi yang dihasilkan selama proses itu. Getaran dari ledakan ini mampu merambat hingga ke permukaan Bumi.
Baca juga: Tantangan Workout 30 Hari Tanpa Alat: Tetap Bugar Di Rumah
Ukuran Meteor dan Perbandingan Dengan Kejadian Sebelumnya
Agus Triono Puri Jatmiko menjelaskan bahwa meteor yang melintasi langit Cirebon diperkirakan memiliki diameter antara 3 hingga 5 meter. Peristiwa sebelumnya menunjukkan meteor yang lebih besar pernah terjadi, seperti meteor yang melintasi Bone di Sulawesi Selatan pada 2009 yang berukuran 10 meter.
Meteor Chelyabinsk yang menghantam Rusia pada tahun 2013 memiliki ukuran yang lebih besar yaitu 17 meter. Agus menyatakan, 'Meteor Cirebon termasuk kecil jika dibandingkan dengan dua kejadian sebelumnya,' menjelaskan ukuran meteor yang relatif.
Dampak dari Jatuhnya Meteor di Cirebon
Dampak dari meteor yang berukuran kecil ini di lautan dianggap minimal. Ukuran meteor yang terestimasi sebelum memasuki atmosfer adalah 3-5 meter, dan saat menjadi meteor, ukurannya akan berkurang.
Meski begitu, potensi bahaya tetap ada. Agus mencatat, 'Jika meteor ini meledak dengan energi besar dan ketinggian rendah, tentu gelombang kejutnya akan bisa merusak bangunan dan mencederai manusia.' Ini menyoroti pentingnya prediksi kejadian semacam ini yang sering kali sulit dilakukan.
Baca juga: Sri Mulyani: Tidak Pernah Lelah Mencintai Indonesia Meski Menghadapi Tantangan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: