Seorang pria bernama Johnson Wen dilarang masuk Singapura seumur hidup setelah mengganggu acara pemutaran perdana film 'Wicked: For Good' yang dihadiri penyanyi internasional Ariana Grande.
Baca juga: Kecerdasan Buatan Membuka Era Baru dalam Perawatan Keguguran
Insiden yang terjadi pada 13 November 2025, ini menarik perhatian publik dan menuai tindakan hukum bagi pelaku.
Kronologi Insiden di Pergelaran Film
Insiden mengejutkan ini terjadi ketika Johnson Wen melompati pembatas saat para pemain film melakukan walk on red carpet.
Wen, yang berusia 26 tahun, berhasil mendekati Ariana Grande dan merangkulnya sebelum petugas keamanan mengintervensi dan menangkapnya.
Kejadian ini berlangsung selama sepuluh menit antara pukul 19:00 hingga 19:10, di mana kecepatan reaksi Cynthia Erivo, lawan main Grande, sangat mempengaruhi situasi dalam mencegah agresi lebih jauh.
Baca juga: Patung Superhero Milik Anggota DPR Ini Jadi Korban Penjarahan
Tindakan Hukum dan Larangan Masuk
Setelah serangkaian prosedur hukum, Wen dijatuhi hukuman sembilan hari penjara serta deportasi pada 23 November 2025.
Hakim Distrik Christopher Goh menyatakan bahwa tindakan Wen merupakan cara untuk mencari perhatian, dan hukuman yang lebih berat dijatuhkan karena ini bukanlah kasus pertama bagi dirinya.
Penyusup ini diketahui memiliki catatan serupa di masa lalu, termasuk mengganggu konser Katy Perry dan acara lainnya di Australia, yang memperparah situasi hukum yang dihadapinya.
Reaksi dan Dampak Publik
Setelah diambil alih oleh pihak berwajib, Wen mengunggah video di media sosialnya, di mana ia mengucapkan terima kasih kepada Ariana Grande karena mengizinkannya berjalan di atas karpet merah.
Ujaran ini semakin menambah kontroversi mengenai perilaku Wen serta bagaimana media sosial menciptakan interaksi antara penggemar dan artis.
Kejadian ini semakin memicu diskusi mengenai keamanan di acara-acara publik, terutama yang melibatkan selebriti.
Baca juga: Pentingnya Rutin Mengonsumsi Obat Cacing untuk Kesehatan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: