Kamis, 10 JULI 2025 • 09:42 WIB

Serangan Rudal Iran Hancurkan Lima Markas Militer Israel

Author

Generated by Journalist AI

styleguide.id – Citra satelit dari Universitas Oregon menunjukkan dampak besar dari serangan rudal Iran yang menghancurkan lima markas militer Israel selama Perang 12 Hari.

Kelima pangkalan yang terkena serangan termasuk Tel Nof dan pangkalan intelijen Glilot, serta lokasi strategis untuk produksi senjata dan kendaraan lapis baja.

Dampak Serangan Rudal Iran

Laporan yang diterbitkan oleh The Telegraph mengungkapkan bahwa serangan enam rudal Iran berhasil menghancurkan kelima markas militer Israel hingga kembali menjadi reruntuhan.

Meskipun dampak serangan tersebut sangat signifikan, Israel memilih untuk tidak mempublikasikan informasi ini demi alasan keamanan publik.

Pasukan pertahanan Israel (IDF) juga belum memberikan tanggapan lengkap terkait kerusakan yang telah ditimbulkan akibat serangan tersebut.

Jumlah Serangan dan Respons Israel

Selama konflik yang berlangsung selama 12 hari, Iran dilaporkan meluncurkan lebih dari 500 rudal balistik dan 1.100 drone ke berbagai lokasi di Israel.

Meskipun Israel memiliki sistem pertahanan yang dikenal canggih, banyak rudal yang berhasil lolos dari sistem intersepsi yang ada.

Analisis dari The Telegraph mencatat bahwa pada hari ketujuh perang, sekitar 16 persen rudal Iran berhasil melewati sistem pertahanan udara yang dimiliki Israel dan Amerika Serikat.

Situasi Perang yang Mematikan

Perang antara Israel dan Iran dimulai pada bulan Juni, diawali dengan serangan dari pihak Israel ke wilayah Iran.

Dalam tanggapan yang cepat, Iran meluncurkan ratusan rudal sebagai balasan, dan kedua belah pihak mengalami kerugian yang cukup besar.

Laporan menyebutkan bahwa lebih dari seratus orang dilaporkan tewas akibat konflik ini di kedua sisi, menandakan sebuah perang yang menelan banyak korban jiwa.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
BERITA TERBARU