Rabu, 16 JULI 2025 • 09:55 WIB

Kecelakaan Pendaki Swiss di Gunung Rinjani: Proses Evakuasi Berhasil

Author

styleguide.id – Benedikt Emmenegger, seorang wisatawan asal Swiss, mengalami kecelakaan saat mendaki Gunung Rinjani pada Rabu, 16 Juli 2025. Insiden tersebut berlangsung di Jalur Pelawangan Sembalun, dekat perjalanan menuju Danau Segara Anak.

Kantor Search and Rescue (SAR) Mataram segera merespons laporan kejadian ini dengan mengirimkan tim untuk melakukan evakuasi. Tim SAR berkomitmen untuk memastikan keselamatan Benedikt selama proses penyelamatan.

Kronologi Kecelakaan

Pada pukul 12.20 Wita, Benedikt Emmenegger terjatuh di jalur pendakian Gunung Rinjani, khususnya di Jalur Pelawangan Sembalun. Kantor SAR Mataram melaporkan situasi tersebut dengan pernyataan, “Melaporkan telah terjadi Kondisi Membahayakan Manusia (KMM) terhadap 1 orang WNA Swiss yang terjatuh di jalur pendakian Gunung Rinjani Sembalun, Kab. Lombok Timur.”

Setelah menerima informasi tersebut, tim SAR langsung berangkat ke lokasi kejadian pada pukul 12.45 Wita. Mereka mengerahkan lima anggota tim untuk melakukan penyelamatan dan memahami situasi di lapangan.

Proses Evakuasi

Kepala Seksi Operasi SAR Mataram, Saidar, melaporkan bahwa Benedikt berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat meskipun mengalami cedera serius. Luka yang dialami Benedikt berupa patah kaki, sehingga memerlukan penanganan medis lebih lanjut.

Saidar menjelaskan, “Kakinya patah,” yang menunjukkan bahwa cedera yang dialami pendaki asal Swiss tersebut cukup serius. Tim SAR melakukan evakuasi dengan hati-hati untuk memastikan tidak ada cedera tambahan selama proses penyelamatan.

Tindakan Lanjutan

Setelah dievakuasi, Benedikt akan mendapatkan perawatan di rumah sakit terdekat guna menentukan langkah medis selanjutnya. Insiden ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan di jalur pendakian Gunung Rinjani yang dikenal menantang.

Kantor SAR Mataram pun menghimbau kepada semua pendaki untuk selalu memperhatikan faktor keselamatan dan kondisi fisik mereka sebelum melakukan pendakian. Hal ini bertujuan untuk mencegah terulangnya insiden serupa di masa mendatang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU