Selasa, 22 JULI 2025 • 07:52 WIB

Fenomena Ghosting dalam Hubungan Antarpersonal

Author

styleguide.id – Di era digital yang serba cepat, praktik ghosting menjadi semakin umum dalam hubungan interpersonal. Ini meninggalkan banyak pertanyaan dan emosi negatif bagi orang-orang yang ditinggalkan.

Apa Itu Ghosting?

Ghosting adalah istilah yang menggambarkan situasi di mana seseorang tiba-tiba memutuskan semua komunikasi tanpa memberikan penjelasan. Ini sering terjadi dalam hubungan romantis, tetapi juga bisa meliputi persahabatan dan hubungan profesional.

Praktik ini biasanya meninggalkan pihak yang ditinggalkan merasa bingung, tidak berdaya, dan berkecil hati. Menurut Dr. Andani, seorang psikolog, ghosting dapat mengganggu rasa percaya diri dan kesehatan mental individu yang mengalaminya.

Dampak Emosional dari Ghosting

Salah satu efek psikologis paling umum dari ghosting adalah kehilangan rasa percaya diri. Bagi yang mengalami, bisa muncul rasa tidak berharga dan pertanyaan tentang apa yang salah dengan diri mereka.

Selain itu, ghosting dapat menyebabkan kecemasan dan depresi. Dr. Andani menyatakan, ‘Rasa ditolak yang ditimbulkan oleh ghosting bisa berakibat jangka panjang pada kesehatan mental seseorang.’

Mengapa Ghosting Terjadi?

Ada beberapa alasan mengapa seseorang memilih untuk melakukan ghosting. Salah satunya adalah ketidakmampuan untuk menghadapi konflik atau memberikan penjelasan yang mungkin menyakitkan bagi pihak lain.

Dr. Andani menambahkan, ‘Ciri khas masyarakat saat ini adalah komunikasi yang dilakukan semakin singkat dan banyak yang merasa kesulitan untuk menjalin hubungan yang lebih dalam.’ Hal ini mendorong banyak orang untuk memilih jalan pintas seperti ghosting.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
BERITA TERBARU