Senin, 11 AGUSTUS 2025 • 09:05 WIB

Jeddah Tower Akan Jadi Gedung Tertinggi di Dunia

Author

styleguide.id – Dalam beberapa tahun mendatang, Jeddah Tower di Arab Saudi dipastikan akan mengambil alih predikat gedung tertinggi di dunia. Dengan ketinggian yang diproyeksikan mencapai 1.000 meter, tower ini akan mengalahkan Burj Khalifa yang saat ini berdiri setinggi 828 meter.

Informasi ini berasal dari laman Council on Tall Buildings and Urban Habitat (CTBUH), organisasi yang fokus pada gedung pencakar langit. Jeddah Tower, juga dikenal sebagai Kingdom Tower, dirancang oleh Adrian Smith dan Gordon Gill dari Adrian Smith + Gordon Gill Architecture.

Lokasi dan Fasilitas Jeddah Tower

Terletak di kota Jeddah, pelabuhan utama Arab Saudi, gedung ini akan menjadi struktur ikonik di salah satu kota terpadat di Timur Tengah. Jeddah Tower bukan hanya sebuah gedung, tetapi juga bagian dari area arsitektur menakjubkan lainnya seperti Masjid Terapung Penang dan kawasan bersejarah Al Balad.

Didesain untuk multifungsi, Jeddah Tower akan menampung fasilitas perkantoran, hunian, area komersial, dan hotel. Tambahan lainnya termasuk dek observasi tertinggi di dunia dan balkon luar ruangan yang awalnya didesain sebagai helipad.

Desain dan Inspirasi

Dengan desain neo-futuristik, Jeddah Tower mengambil inspirasi dari elemen tradisional, terlihat dari bentuknya yang menyerupai daun palem melambangkan budaya Arab Saudi. Adrian Smith dan Gordon Gill mengungkapkan bahwa, ‘Geometri menara, yang dimulai dari dasar sebagai bentuk tripod tunggal, kemudian secara bertahap terpisah di puncak menara, berkaitan dengan karakteristik kinerja angin menara.’

Desain tersebut tidak hanya memberikan tampilan yang menakjubkan, tetapi juga mencerminkan kemajuan teknologi yang memungkinkan pembangunan gedung supertinggi ini. Proyek ini mencerminkan bagaimana arsitektur modern dapat harmonis dengan nilai-nilai tradisional.

Progres Konstruksi yang Berliku

Pembangunan Jeddah Tower dimulai pada tahun 2013, namun terpaksa terhenti pada tahun 2018 setelah kontraktor Binladin Group ditarik dari proyek di tengah kebijakan pembersihan korupsi di Arab Saudi. Penundaan juga dipengaruhi oleh pandemi COVID-19 yang menghantam dunia.

Setelah masa vakum, pembangunan kembali dimulai pada September 2023. Diperkirakan proyek ini akan selesai dalam empat hingga lima tahun ke depan dan laporan terkini menyebutkan bahwa hingga Januari 2025, sebanyak 60 lantai telah terbangun dari keseluruhan bangunan yang direncanakan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU