styleguide.id – Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria berjaket ojek online (ojol) berlari di atas kereta rol listrik (KRL) di Stasiun Cikini, Jakarta Pusat, menjadi viral di media sosial. Peristiwa yang terjadi pada Sabtu malam ini menarik perhatian publik karena aksinya yang nekat dan berbahaya.
Petugas keamanan di Stasiun Cikini terlihat berusaha mengejar pria tersebut saat ia melompat ke jalur rel dan naik ke atap commuterline. KAI Commuter Indonesia (KCI) pun memberikan penjelasan mengenai kejadian yang membuat penumpang terkejut ini.
Kronologi Peristiwa di Stasiun Cikini
Pada Sabtu (30/8) sekitar pukul 19.00 WIB, seorang pria tak dikenal berhasil menerobos masuk ke Stasiun Cikini dan berlari di atas atap kereta commuterline. Video kejadian tersebut pun terekam dan viral di berbagai platform media sosial.
Dalam video tersebut, terlihat sejumlah petugas keamanan dalam (PKD) berupaya mengejar pria yang sedang berlari di atas gerbong KRL, sementara penumpang lainnya kebingungan dan terkejut melihat aksi yang tidak biasa ini di dalam stasiun.
Joni Martinus, VP Corporate Secretary KAI Commuter, menjelaskan bahwa petugas pengamanan yang sedang berjaga di gate-in sebelumnya sudah berusaha menghentikan pria tersebut sebelum ia berhasil mencapai peron.
Tindakan Petugas KAI Commuter
Saat kejadian, petugas KAI Commuter berulangkali berupaya untuk menghentikan pria yang melompat ke jalur rel itu. Namun, ia tampak nekat dan melanjutkan aksinya dengan naik ke atap commuterline.
Petugas kemudian berhasil menurunkannya dan mengamankannya di Pos Pengamanan Stasiun Cikini. Pria tersebut diminta untuk memberikan keterangan mengenai aksinya untuk keperluan penyelidikan.
Dalam pemeriksaan awal, pria tersebut diduga dalam keadaan mabuk atau terpengaruh obat-obatan terlarang. Joni menambahkan, “Saat diperiksa, yang bersangkutan berbicara seperti orang mabuk, dan mengaku habis meminum obat-obatan terlarang.”
Imbauan KAI Commuter
KAI Commuter menegaskan pentingnya mematuhi aturan dan hukum yang berlaku selama menggunakan layanan commuterline. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga ketertiban dan keselamatan bersama.
Joni mengingatkan, “KAI Commuter mengajak untuk selalu mengikuti aturan yang berlaku dan bersama-sama menjaga ketertiban di tempat umum.”
Keberlanjutan pemeriksaan terkait kejadian ini terus dilakukan oleh pihak KAI Commuter, serta koordinasi dengan pihak terkait lainnya untuk langkah selanjutnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: