BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 15 JANUARI 2026 • 17:24 WIB

Fitur Baru YouTube: Kontrol Orang Tua untuk Video Pendek Remaja

Fitur Baru YouTube: Kontrol Orang Tua untuk Video Pendek RemajaFitur Baru YouTube: Kontrol Orang Tua untuk Video Pendek Remaja

YouTube baru saja meluncurkan fitur yang memungkinkan orang tua untuk mengatur batasan akses remaja ke video pendek Shorts. Langkah ini bertujuan melindungi pengguna muda di platform tersebut sekaligus merespons kekhawatiran mengenai potensi adiksi.

Baca juga: Kota-kota Favorit untuk Liburan Sendirian di Indonesia

Fitur ini merupakan bagian dari inisiatif yang lebih luas oleh YouTube untuk memberikan perlindungan yang lebih baik bagi pengguna muda, mengikuti peningkatan pengawasan oleh orang tua dan pembuat kebijakan.

Implementasi Fitur Kontrol Orang Tua

Dengan fitur ini, orang tua dapat menetapkan batas waktu untuk penggunaan fitur Shorts, mulai dari dua jam hingga tidak ada waktu sama sekali. "Misalnya, orang tua dapat mengatur batas waktu tayangan Shorts menjadi nol saat mereka ingin anak remaja mereka menggunakan YouTube untuk fokus pada pekerjaan rumah," ungkap pihak YouTube.

Selain waktu tayangan, fitur ini juga menyediakan pengingat waktu tidur dan istirahat yang dapat disesuaikan sesuai dengan kebutuhan pengguna. YouTube menyampaikan bahwa versi otomatis dari pengingat ini sudah diterapkan secara default untuk pengguna di bawah 18 tahun.

YouTube juga memperkenalkan proses pendaftaran baru yang memudahkan orang tua dalam mengelola akun remaja. Ini memberikan kemudahan bagi pengguna untuk beralih antara akun anak-anak dan akun dewasa pada perangkat yang digunakan bersama.

Baca juga: Penjarahan Rumah Uya Kuya: Reaksi Publik dan Diskursus Sosial

Pembaruan Pedoman Konten untuk Remaja

YouTube menegaskan akan memperbarui panduan jenis konten yang direkomendasikan untuk pengguna remaja. Konten yang akan diprioritaskan adalah yang berfokus pada "keingintahuan dan inspirasi" serta "informasi yang dapat dipercaya yang mendukung kesejahteraan."

Langkah ini diambil untuk memblokir video yang berpotensi mengarahkan remaja kepada konten berbahaya, seperti yang mengidealkan tipe tubuh tertentu. YouTube berharap strategi ini dapat membantu mengurangi dampak negatif pada kesehatan mental remaja.

Upaya ini merupakan komponen penting dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi pengguna muda di platform tersebut.

Reaksi dan Kebijakan Terkait Kontrol Orang Tua

YouTube bukan satu-satunya platform yang menghadirkan fitur kontrol orang tua. Platform lain seperti Instagram dan ChatGPT juga baru-baru ini menambahkan fitur serupa untuk melindungi pengguna muda.

Perusahaan induk YouTube, Google, menjadi sorotan setelah aktivis keamanan anak, Melissa McKay, membagikan informasi tentang proses pengawasan orang tua. Dia menyatakan bahwa Google memberikan opsi kepada putranya untuk menghapus pengawasan orang tua dari akun.

Menanggapi hal tersebut, Kate Charlet, Direktur Senior Privasi di Google, menjelaskan bahwa kebijakan terbaru mengharuskan persetujuan orang tua sebelum pengguna di bawah 13 tahun dapat menonaktifkan pengawasan. Ini diharapkan memberikan keamanan tambahan sebelum pengguna siap mengambil langkah selanjutnya.

Baca juga: Pilihan Olahraga Low Impact untuk Pemula

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Fitur Baru YouTube: Kontrol Orang Tua untuk Video Pendek Remaja

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!