BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 06 OKTOBER 2025 • 21:40 WIB

Penangkapan Rizky Kabah: Kontroversi Konten yang Menghina Suku Dayak

Penangkapan Rizky Kabah: Kontroversi Konten yang Menghina Suku DayakPenangkapan Rizky Kabah: Kontroversi Konten yang Menghina Suku Dayak

Polda Kalimantan Barat berhasil menangkap kreator konten Rizky Kabah pada Rabu malam (1/10) di Jakarta karena dugaan penghinaan terhadap Suku Dayak.

Baca juga: Menggali Pentingnya Self Love dalam Kehidupan Sehari-hari

Penangkapan ini dilakukan setelah Rizky dua kali tidak memenuhi panggilan pemeriksaan yang digelar oleh pihak kepolisian.

Latar Belakang Kasus

Rizky Kabah, seorang kreator konten asal Pontianak, ditangkap oleh jajaran Subdit Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kalbar di kediamannya di Jakarta Pusat. Penangkapan ini melibatkan upaya paksa, mengingat Rizky sebelumnya mangkir dari dua panggilan pemeriksaan.

Pada tanggal 9 September, sejumlah organisasi masyarakat Dayak, yang dipimpin oleh Ketua Umum Mangkok Merah Kalimantan Barat, Iyen Bagago, melaporkan Rizky ke Polda Kalbar. Laporan tersebut didasari oleh konten yang dianggap menyinggung dan menghina masyarakat Dayak.

Baca juga: Kecerdasan Buatan Membuka Era Baru dalam Perawatan Keguguran

Isi Konten yang Dipermasalahkan

Dalam salah satu konten yang diunggahnya, Rizky menjelaskan tentang Rumah Radakng, rumah adat masyarakat Dayak, dengan pernyataan yang dituduhkan kepada masyarakat Dayak tentang praktik ilmu hitam. Pernyataan Rizky, 'Dulu suku Dayak sangat menganut ilmu hitam, makanya di Kalimantan Barat terkenal dengan kesaktiannya suku Dayak sama ilmu hitam,' dipandang sebagai pernyataan yang sangat ofensif.

Iyen Bagago, mewakili Organisasi Masyarakat Dayak, menanggapi dengan mengatakan, 'Masyarakat Dayak ini merasa terpukul, merasa dihina, dilecehkan dan diremehkan.' Ini menunjukkan dampak negatif yang ditimbulkan dari konten Rizky bagi komunitas Dayak.

Proses Hukum yang Berlanjut

Setelah penangkapan, Rizky segera diterbangkan ke Pontianak untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Kombes Bayu Suseno menegaskan bahwa informasi terbaru mengenai perkembangan penyidikan akan disampaikan kepada publik.

Organisasi kepemudaan Dayak dan berbagai elemen masyarakat memberikan dukungan bagi proses hukum ini. Iyen Bagago menambahkan, 'Kami sudah dimintai keterangan. Pertanyaannya banyak. Kami jawab apa yang kami ketahui saja. Kami sampaikan efek ke masyarakat terkait konten tersebut.'

Baca juga: Patung Superhero Milik Anggota DPR Ini Jadi Korban Penjarahan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Penangkapan Rizky Kabah: Kontroversi Konten yang Menghina Suku Dayak

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!