styleguide.id – Sleep paralysis atau paralisis tidur sering kali dianggap sebagai mimpi buruk. Namun, ada sisi ilmiah yang menarik di balik fenomena ini.
Sleep paralysis adalah kondisi di mana seseorang terbangun dari tidur tetapi tidak bisa bergerak atau berbicara.
Ini sering disertai dengan perasaan ketakutan, tekanan di dada, atau bahkan halusinasi.
Beberapa faktor dapat memicu sleep paralysis, termasuk kurang tidur, stres berlebihan, atau perubahan pola tidur.
Selain itu, kondisi medis tertentu seperti narcolepsy juga dapat berkontribusi.
Mengatasi sleep paralysis melibatkan berbagai strategi, seperti menjaga pola tidur yang sehat dan mengelola stres.
Menciptakan rutin tidur yang baik bisa sangat membantu mengurangi frekuensi kejadian.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: