styleguide.id – Memulai hubungan baru bisa menjadi pengalaman yang menantang, apalagi dalam hal menetapkan batasan yang sehat. Batasan ini penting untuk menjaga kenyamanan dan keselamatan emosi kedua pasangan.
Dengan adanya batasan yang jelas, pasangan dapat menghindari konflik yang mungkin merusak hubungan tersebut. Berikut adalah beberapa tips untuk menyusun batasan sehat yang perlu kamu ketahui.
Sebelum membagikan batasan kepada pasangan, penting untuk memahami diri sendiri dan kebutuhanmu. Apa yang membuatmu nyaman? Apa yang membuatmu tidak nyaman? Pertanyaan-pertanyaan ini menjadi dasar untuk mengenali batasan yang tepat.
Menetapkan batasan dimulai dari mengenali batasan fisik, emosional, dan waktu. Cari tahu seberapa banyak ruang pribadi yang kamu butuhkan dan berapa banyak waktu berkualitas yang ingin kamu habiskan bersama pasangan.
Gunakan refleksi diri untuk membantu menentukan nilai-nilai dan prioritas dalam hidupmu. Jika kamu tidak tahu apa yang kamu inginkan, tentu akan sulit untuk menjelaskan batasan kepada orang lain.
Setelah memahami batasanmu, langkah selanjutnya adalah menyampaikannya kepada pasangan. Sangat penting untuk berbicara secara langsung dan jelas, tanpa mengandalkan asumsi bahwa pasangan dapat membaca pikiranmu.
Gunakan kalimat positif dan langsung saat menyampaikan batasan. Contohnya, daripada mengatakan ‘Jangan pernah menggangguku saat aku bekerja’, lebih baik sampaikan ‘Saya merasa lebih fokus jika tidak ada gangguan saat bekerja’.
Siapkan dirimu untuk menerima feedback dari pasangan. Ingat, komunikasi yang baik adalah dua arah, jadi pastikan untuk mendengarkan pendapat mereka juga.
Setelah batasan ditetapkan, penting untuk tetap konsisten dan menegakkan batasan tersebut. Apabila ada pelanggaran terhadap batasan, sampaikan kembali kepada pasangan dengan tenang dan jelas.
Menghormati batasan pasangan juga sangat penting. Jika pasangan memintamu untuk tidak mengirim pesan setelah jam tertentu, hargai permintaan tersebut.
Perlu diingat bahwa batasan bisa berubah seiring waktu. Jangan ragu untuk mengevaluasi dan mengubah batasan yang mungkin sudah tidak relevan atau diperlukan lagi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: