BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 23 JULI 2025 • 03:58 WIB

Meningkatnya Eco-Anxiety di Kalangan Masyarakat Indonesia

styleguide.id – Eco-anxiety, atau kecemasan lingkungan, kini menjadi topik hangat di kalangan masyarakat, terutama di kalangan generasi muda. Dengan semakin jelasnya dampak perubahan iklim dan kerusakan lingkungan, banyak yang merasa khawatir akan masa depan planet ini.

Fenomena ini tidak hanya terjadi di negara-negara maju, tetapi juga mulai dirasakan di Indonesia. Masyarakat semakin peduli terhadap isu-isu lingkungan yang berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari mereka.

Memahami Eco-Anxiety

Eco-anxiety adalah istilah yang menggambarkan perasaan cemas, gelisah, dan frustrasi seseorang terhadap kondisi lingkungan yang terus memburuk. Individu yang mengalami eco-anxiety sering merasa ketidakberdayaan terhadap masalah besar dan kompleks yang ada.

Gejala umum dari eco-anxiety termasuk perasaan putus asa, ketakutan akan masa depan, dan perasaan terasing dari masyarakat. Hal ini dapat mempengaruhi kesehatan mental secara signifikan.

Kondisi ini bukan gangguan mental yang terklasifikasi, melainkan respons emosional terhadap ancaman global nyata seperti perubahan iklim, polusi, dan kehilangan keanekaragaman hayati.

Mengapa Eco-Anxiety Semakin Umum?

Faktor utama meningkatnya eco-anxiety adalah penyebaran informasi cepat melalui media sosial dan platform digital lainnya. Berita tentang bencana alam, kebakaran hutan, dan pencemaran lingkungan dapat memicu kekhawatiran di kalangan masyarakat.

Selain itu, fenomena perubahan iklim yang nyata, seperti cuaca ekstrem di Indonesia, mulai mengganggu kehidupan masyarakat sehari-hari. Ini membuat banyak orang merasa lebih terhubung dan terpengaruh oleh masalah lingkungan.

Dua faktor ini menyebabkan semakin banyak individu, terutama yang berusia muda, merasa cemas mengenai masa depan planet dan bagaimana kondisi lingkungan mempengaruhi kualitas hidup mereka.

Dampak Eco-Anxiety pada Masyarakat

Eco-anxiety dapat memiliki dampak signifikan bagi individu dan masyarakat. Secara individu, bisa menyebabkan stres, depresi, dan masalah kesehatan mental lainnya, sehingga mempengaruhi kemampuan seseorang untuk berfungsi dengan baik.

Di sisi lain, eco-anxiety juga dapat memotivasi orang untuk terlibat aktif dalam isu-isu lingkungan. Banyak yang mulai berpartisipasi dalam demonstrasi, kampanye kesadaran, dan kegiatan pelestarian.

Penting bagi masyarakat untuk menemukan keseimbangan dalam menghadapi perasaan ini. Dukungan sosial dan edukasi tentang tindakan yang bisa diambil untuk menjaga lingkungan perlu ditingkatkan agar individu tidak merasa sendirian.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Meningkatnya Eco-Anxiety di Kalangan Masyarakat Indonesia

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!