styleguide.id – Setelah pandemi, fenomena baru muncul di dunia kerja, yaitu pencarian cara untuk bekerja sambil berpetualang. Salah satu solusinya adalah visa digital nomad, yang memungkinkan pekerja jarak jauh menjelajahi negara baru tanpa terikat pada lokasi tertentu.
Negara-negara di kawasan ASEAN kini mulai menawarkan program visa ini untuk menarik perhatian nomaden digital. Mari kita telusuri bagaimana beberapa negara di region ini bersaing untuk meraih minat para profesional yang ingin berkelana!
Digital Nomad Visa adalah visa yang ditujukan untuk pekerja jarak jauh yang ingin tinggal dan bekerja di negara lain untuk jangka waktu tertentu. Dengan visa ini, mereka dapat menjelajahi lokasi baru sambil menyelesaikan pekerjaan rutin.
Keberadaan visa ini semakin berkembang seiring meningkatnya kebutuhan fleksibilitas kerja. Banyak orang kini menyadari keuntungan dari bekerja di luar kantor, dan negara-negara yang menyediakan visa ini biasanya menetapkan syarat tertentu, seperti bukti pekerjaan dan pendapatan stabil.
Beberapa negara di ASEAN, termasuk Thailand, Malaysia, dan Indonesia, sedang meluncurkan atau mempersiapkan program visa digital nomad. Misalnya, Thailand telah menawarkan program yang memungkinkan nomaden digital tinggal hingga satu tahun dengan persyaratan yang cukup terjangkau.
Sementara itu, Malaysia berencana untuk memperkenalkan visa serupa yang diharapkan dapat menarik banyak pekerja internasional. Dengan keindahan alam yang luar biasa dan biaya hidup yang relatif murah, Malaysia menjadi salah satu tujuan yang menarik bagi pekerja jarak jauh.
Ada beragam alasan membuat negara-negara ASEAN menarik bagi digital nomads. Pertama, iklim tropis yang hangat, pantai yang memukau, dan budaya yang kaya menjadikan pengalaman kerja menjadi lebih menyenangkan.
Kedua, biaya hidup yang lebih rendah dibandingkan dengan negara-negara Barat memberikan kenyamanan lebih bagi mereka yang ingin tinggal lebih lama. Selain itu, banyak negara di ASEAN memiliki komunitas ekspat yang solid, sehingga kamu tidak akan merasa sendirian saat menjelajahi negara baru.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: