Kamis, 12 FEBRUARI 2026 • 20:06 WIB

Inovasi Keberangkatan Jemaah Umrah Melalui Asrama Haji

Author

Inovasi Keberangkatan Jemaah Umrah Melalui Asrama Haji

Pemerintah Indonesia memperkenalkan skema baru untuk keberangkatan jemaah umrah melalui asrama haji, sebuah langkah strategis untuk mengoptimalkan sarana yang ada.

Baca juga: Peluncuran Smartphone Terbaru Realme dengan Kapasitas Baterai Jumbo

Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyampaikan bahwa inisiatif ini mendapatkan dukungan langsung dari Presiden dan bertujuan untuk mempermudah proses keberangkatan.

Skema Keberangkatan Jemaah Umrah

Seluruh proses keberangkatan jemaah umrah akan dilaksanakan di asrama haji mulai dari check-in hingga proses akhir sebelum keberangkatan. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi antrean panjang di bandara.

"Garuda akan menyediakan semua sarana keberangkatan misalnya jemaah umrah nanti check-in-nya semuanya prosesnya sudah selesai di asrama haji," jelas Dahnil.

Kebijakan ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi operasional dan mempercepat mobilitas jemaah umrah, memberikan kenyamanan selama proses perjalanan.

Baca juga: WhatsApp Perbaiki Celah Keamanan yang Ancam Data Pengguna iOS dan Mac

Optimalisasi Asrama Haji

Dahnil juga menekankan pemanfaatan asrama haji yang selama ini belum optimal. Asrama haji, seperti yang ada di Medan dan Pondok Gede, memiliki lahan yang luas namun belum dikelola secara efektif.

"Presiden berulang kali perintahkan kepada kami bagaimana kemudian asrama haji itu bisa menjadi pusat pengembangan ekonomi haji," tuturnya.

Inisiatif ini menunjukkan komitmen pemerintah terhadap pengelolaan sumber daya haji, yang diharapkan dapat menjadi pusat ekonomi dan meningkatkan pendapatan negara.

Jumlah Jemaah Haji dan Umrah

Saat ini, ada sekitar 5,7 juta calon jemaah haji yang mengantre, dengan kuota keberangkatan sekitar 221 ribu per tahun. Selain itu, jemaah umrah diperkirakan mencapai 2,6 juta orang per tahun.

"Jemaah umrah setahun sekarang itu 2,6 juta orang, itu data Dubes Saudi," ungkap Dahnil.

Perbedaan data ini menunjukkan potensi besar dalam pengembangan layanan haji dan umrah yang membutuhkan perhatian lebih dari pemerintah.

Baca juga: Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Kesibukan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU