Inovasi Teknologi Rem ABS untuk Tingkatkan Keamanan Berkendara di Indonesia
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perhubungan mendukung penerapan teknologi Anti-lock Braking System (ABS) pada sepeda motor di seluruh tanah air.
Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual Terbaru untuk Pengalaman Menonton yang Lebih Baik
Teknologi ini diharapkan dapat meningkatkan keselamatan berkendara dan mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya.
Direktur Sarana dan Keselamatan Transportasi Jalan Ditjen Perhubungan Darat, Yusuf Nugroho, menerangkan bahwa penerapan teknologi keselamatan kendaraan semakin memungkinkan di Indonesia.
Menurutnya, 'Banyak fitur keselamatan kini dapat diimplementasikan di Indonesia, mulai dari rem ABS hingga sistem stability control yang secara otomatis membantu kendaraan bermanuver lebih aman.'
Teknologi ABS dirancang untuk mencegah roda terkunci saat pengereman mendadak, sehingga membantu pengendara mempertahankan kendali dan meningkatkan stabilitas kendaraan.
Baca juga: Apple Siap Luncurkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray
Data yang dikeluarkan oleh Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menunjukkan bahwa penjualan sepeda motor di Indonesia meningkat 2,1 persen pada November 2025. Namun, sistem keselamatan kendaraan dianggap belum komparatif dengan peningkatan tersebut.
Menurut Korlantas Polri, sekitar 44 persen kecelakaan sepeda motor pada 2024 disebabkan oleh kegagalan sistem pengereman. Hal ini menciptakan urgensi dalam penerapan teknologi ABS.
Sebuah penelitian yang dipublikasikan oleh Fakultas Teknik Universitas Indonesia menunjukkan bahwa penggunaan rem ABS dapat mengurangi angka kecelakaan sepeda motor hingga 24 persen, dan menargetkan penurunan fatalitas hingga 50 persen pada tahun 2030.
Rio Octaviano, Ketua Dewan Pengawas Road Safety Association (RSA) Indonesia, menekankan pentingnya agenda lintas sektor yang terintegrasi dalam kebijakan keselamatan berkendara.
Menurutnya, kolaborasi antara peningkatan perilaku pengguna jalan dan penguatan standar kendaraan sangat krusial untuk menciptakan kerangka yang seimbang.
Rajni Gandhi, seorang pemerhati dari lembaga nonpemerintah Road Safety India, juga menyoroti pentingnya perencanaan untuk penerapan ABS pada semua sepeda motor. 'Penerapan wajib rem ABS pada semua sepeda motor di India akan dimulai pada Januari 2026, tanpa mempertimbangkan kapasitas mesin,' tuturnya.
Baca juga: Penjarahan Rumah Uya Kuya: Reaksi Publik dan Diskursus Sosial
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: